nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mobil Angkot Berumur di Atas 20 Tahun Dilarang Beroperasi di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 21:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 17 338 2067576 mobil-angkot-berumur-di-atas-20-tahun-dilarang-beroperasi-di-bogor-PLfEmxX0FN.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mulai membatasi angkutan kota (angkot) yang beroperasi di wilayah Kota Bogor berumur lebih dari 20 tahun. Pembatasan sesuai dengan surat edaran Dishub Kota Bogor tentang batas usia operasional kendaraan angkutan perkotaan dan mekanisme perpanjangan perizinan angkutan (KIR) dalam trayek di Kota Bogor. 

"Dalam surat edaran itu tertera tanggal 1 Juni harus dilaksanakan tetapi ada permintaan dari Organda untuk konsolidasi dengan anggota jadi ditunda seminggu. Pembatasan mulai dilakukan mulai hari ini," kata Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Bogor Rudi Partawijaya, Senin (17/6/2019).

Rudi menjelaskan, angkot yang berusia lebih dari 20 tahun tidak mendapatkan perpanjangan KIR dan diwajibkan peremajaan hingga Februari 2020. "Jadi, per hari itu akan kena, di tahap satu batasnya sampai Februari 2020. Pengendara yang melakukan uji KIR diketahui tidak melakukan peremajaan maka buku KIR kendaraan akan ditahan," kata Rudi.

(Baca Juga: Viral Emak-Emak Nekat Ngegandul di Belakang Angkot)

Ilustrasi

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor Jimmy Hutapea mengatakan, dari 3.412 angkot yang berada di wilayah Kota Bogor, sebanyak 700 unit di antaranya sudah berusia di atas 20 tahun.

"Kita hanya menerapkan regulasi yang sudah ada. Sesuai undang-undang, angkutan umum usia 10 tahun ke atas sebenarnya sudah tidak diperbolehkan beroperasi. Tapi kami melihat banyak di atas 20 tahun dan kami toleransi dengan tidak mengeluarkan izin trayek untuk angkutan jenis tersebut," ujar Jimmy.

Aturan pembatasan tersebut bertujuan untuk menjamin keselamatan penumpang angkutan. Jimmy berharap para pengusaha dapat menaati aturan itu. "Kami (Dishub Kota Bogor) akan terus melakukan sosialisasi agar para pengusaha angkutan dapat menjalankan aturan tersebut," ujarnya.

(Baca Juga: Viral Juru Parkir Nakal Tarik Uang ke Pengendara Rp50 Ribu)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini