nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

1 Orang Tewas dan 5 Luka Akibat Dikeroyok Sekelompok Orang di Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 23:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 22 338 2069739 1-orang-tewas-dan-5-luka-akibat-dikeroyok-sekelompok-orang-di-bekasi-ixGr0jMHrF.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BEKASI - Satu orang tewas dan 5 lainnya mengalami luka serius dalam aksi pengeroyokan oleh sekelompok orang di sebuah lahan sengketa di Jalan Raya KH Noer Ali Kalimalang, RT 12 RW 11 Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jum'at 22 Juni 2019 tengah malam. Para korban menderita luka tembak dan luka bacok akibat diserang dengan senjata yang digunakan para pelaku.

Kejadian berawal saat seluruh korban yang sedang berada di lokasi, dihampiri oleh para pelaku yang mengendarai 3 unit mobil. Lalu terjadilah keributan antara korban dengan pelaku. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan senjata tajam kemudian mengeroyok para korban. Usai mengeroyok, para pelaku melanjutkan dengan membakar 3 unit sepeda motor korban yang ada di lokasi.

Akibat pengeroyokan tersebut, 1 orang korban atas nama Dhani tewas dengan luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan. Jasad korban lalu dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

 Pengeroyokan

Sementara luka serius dialami 5 korban lainnya, yakni Daniel Yanuarin dengan luka tembak di paha kiri, Heri Kiswanto (31) luka bacok di lengan kiri, Titus Yanan (23) luka lecet di bagian perut, Stevanus Kelvin (20) luka sobek di lengan kanan dan Hendrikus Rahayaan (23) luka robek di kaki kanan dan dagu. Kelima korban luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi.

Dari data yang dihimpun Okezone hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 3 unit sepeda motor korban yang terbakar, selongsong peluru FN kaliber 9 mm, sebilah badik, 3 sarung golok, 3 batu bata dan sepasang sandal.

Di lokasi kejadian terpampang spanduk yang bertuliskan jika tanah tersebut milik ahli waris M Zaelani Hamid. Terdapat pula plang bertuliskan bahwa tanah seluas 2.300 M2 tersebut dijual tanpa perantara.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan perihal kejadian tersebut. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.

"Iya benar, sekarang masih dalam penyelidikan," katanya di Bekasi, Sabtu (22/6/2019).

 Pengeroyokan

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini