nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Reklamasi, Luhut: Saya Enggak Mau Bermain Kata-Kata

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 21:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 24 338 2070388 terkait-reklamasi-luhut-saya-enggak-mau-bermain-kata-kata-sBFpe7O94Y.jpg Luhut Binsar Pandjaitan (Dok. Okezone)

JAKARTA - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan enggan bersilang pendapat dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang telah menerbitkan Izin Mendirian Bangunan (IMB) di pulau reklmasi.

Anies menerbitkan 932 IMB di pulau buatan yang ada di Teluk Jakarta tersebut.

"Saya enggak mau bersilang pendapat, dan saya enggak mau bermain kata-kata. Jelas sudah semua dulu yang saya pernah katakan. Sekarang itu sudah gubernur, biarin saja lah, biar gubernur yang ngurus," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Ilustrasi penyegelan bangunan di Pulau Reklamasi

Luhut tak merinci apa yang disampaikannya dahulu tentang polemik pulau reklamasi di Teluk Jakarta.

"Sama juga saya enggak mau komentar. Dulu sudah saya jelaskan semua. Dan apa yang terjadi sekarang, saya pikir tidak lebih baik dari pada apa yang dulu kita usulkan," terangnya.

Sebelumnya, Anies menjelaskan bahwa landasan hukum penerbitan IMB di pulau reklamasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, D, dan E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta pada 25 Oktober 2016.

Baca Juga: Gubernur Anies Sebut Reklamasi Bukan Pulau tapi Pantai

Pergub nomor 206 Tahun 2016 tersebut ditandatangani mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Anies menyebut, dengan adanya pergub itu, maka pihaknya diwajibkan untuk menerbitkan IMB, meski Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi serta Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030 sedang direvisi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini