nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengakuan Terapis di Tangsel, Siap Layani Threesome Asal Tarif Sesuai

Hambali, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 11:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 26 338 2071039 pengakuan-terapis-di-tangsel-siap-layani-threesome-asal-tarif-sesuai-k8zCzg3kPl.jpg Ilustrasi Pekerja Seks Komersil atau PSK (foto: Shutterstock)

TANGERANG SELATAN - Panti pijat esek-esek Cats Massage and Bar yang berada di Ruko Golden Boulevard BSD, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), digerebek Satpol PP, Selasa 25 Juni 2019.

Sebanyak 13 terapis diamankan untuk dibina. Sebagian mereka, kedapatan tengah berbugil ria di dalam kamar seraya melayani tamunya masing-masing. Ditemukan beberapa kondom bekas pakai di lantai pojok ruangan, bahkan ada pula yang masih terbungkus rapih dalam kemasan.

Baca Juga: Terapis dan Pria Hidung Belang Tepergok Bugil di Panti Pijat Tangsel 

Satpol PP Kota Tangsel Menggerebek Panti Pijat Plus-Plus (foto: Hambali/Okezone)

Beberapa saat sebelum penggerebekan, Okezone berhasil memperoleh informasi dari salah satu terapis berinisial D. Gadis asal Sumatera itu mengaku siap melayani apapun permintaan pelanggan di dalam kamar, termasuk threesome atau gaya bercinta yang dilakoni 3 orang sekaligus.

"Ya mau ajalah (threesome), yang penting sama-sama ngertiin tarifnya. Kalau main berdua ajakan sudah segitu, kalau bertiga ya berarti harganya juga spesial, harus sesuai," tutur D.

Untuk tarif full servis para pelanggan tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, karena hanya dikenakan biaya Rp270 ribu per jam. Biaya itu, disebutkan D, sudah termasuk bayar kamar dan jasa bagi terapis. Pembagiannya adalah, Rp170 ribu disetor ke pengelola, dan Rp100 ribu untuk terapis.

"Dari harga itu, saya dapat Rp100 ribu. Maka nya kalau layani tamu di dalam kamar, kita lakuin apa saja, jadi kita mintain tipnya juga beda lagi," ujarnya.

Menurut D, sebenarnya tarif Rp270 ribu adalah tarif untuk keseluruhan servis. Dari mulai pijat ringan, lalu berlanjut tergantung keinginan dari pelanggan. Misalnya untuk melakukan handjob, blowjob, bahkan ada pula yang memilih langsung untuk "ML".

"Tarif itu sudah semua, terserah pelanggan aja, yang penting enggak lebih dari satu jam di dalam kamar. Termasuk murah harganya, mungkin harga promo juga karena kan pijat Cats Massage ini belum lama juga buka-nya," jelasnya.

Meski begitu, D menyebut jika selama bekerja di Cats Massage belum ada pelanggan yang memintanya melakukan praktik threesome. Kalaupun ditawarkan, D masih malu-malu menentukan tarif yang dinginkannya.

"Saya baru seminggu kerja di sini, selama ini belum ada yang minta begitu. Kalau ada yang mau ya bisa aja sih, tapi berapa ya harganya?" ucap D sambil tertawa kecil.

Cats Massage and Bar memiliki sekira 10 kamar-kamar kecil yang tersebar di lantai 2 dan 3. Tiap kamar, hanya berukuran sekira 2x3 meter dengan dilengkapi shower pemandian untuk berbilas.

Satpol PP Kota Tangsel Menggerebek Panti Pijat Plus-Plus (foto: Hambali/Okezone) 

Sedangkan pada lantai dasar, terdapat mini bar yang menyediakan aneka minuman bir. Para tamu yang datang, akan masuk melalui pintu depan lantai dasar. Di sana telah bersiaga seorang pegawai, yang spontan menyambut dengan menawarkan foto-foto terapis melalui handphonenya.

Tanpa rasa sungkan, sang pegawai mencoba meyakinkan para tamu tentang kelebihan dari masing-masing terapis yang ditunjukkannya. Bahkan dengan gamblang dikatakan, bahwa semua terapis siap melayani langsung permintaan esek-esek dari semua tamu yang datang.

"Kita langsung full servis, jadi bisa apa saja nanti di dalam (kamar)," terang pegawai pria di bagian resepsionis.

Sebagaimana diketahui, puluhan personil dari Satpol PP Kota Tangsel langsung meringsek masuk ke dalam Cats Massage and Bar, siang tadi. Selanjutnya, petugas mengecek satu-persatu dari tiap kamar yang tersedia di lantai 2 dan 3.

Pada beberapa kamar, didapati keberadaan terapis dan tamu pelanggannya yang tak mengenakan sehelai pakaian pun. Bahkan di sejumlah kamar, ditemukan sisa kondom bekas pakai.

"Iya nanti dulu pak, saya pakai baju dulu, tapi jangan di foto-foto dulu pak," ucap seorang terapis sembari menutupi wajah di atas kasur lantai kamar.

Karena dalam keadaan telanjang bulat, para petugas wanita lantas masuk ke dalam kamar dan mengarahkan agar terapis maupun tamunya segera mengenakan pakaian. Selanjutnya, mereka digiring ke loby lantai dasar untuk didata.

"Memang pelayanannya harus telanjang begni ya? terus ini ada kondom segala? aturannya bisa begini?," tanya salah satu petugas wanita Satpol PP kepada terapis dan pelanggannya.

Baca Juga: PSK dan Muncikari Digerebek di Hotel, Tarif Layanan Seksnya Terungkap 

Satpol PP Kota Tangsel Menggerebek Panti Pijat Plus-Plus (foto: Hambali/Okezone)

Tak hanya terapis yang berbuat esek-esek, petugas mengamankan pula beberapa kardus berisi minuman keras dari Bar yang berada di lantai dasar. Kemudian mereka diangkut menggunakan kendaraan petugas dan dibawa ke kantor Satpol PP di Jalan Puspiptek, Setu, Tangsel.

"Yang kita amankan saat ini ada 13 terapis, ada kondom juga yang kita amankan dari masing-masing kamar, baik yang masih utuh atau yang sudah terpakai," ucap Muksin Alfachry, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Satpol PP Kota Tangsel di lokasi.

Dikatakan Muksin, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa keberadaan pijat Cats Massage and Bar meresahkan karena memberikan pelayanan esek-esek. Sebelumnya pihak manajemen sempat dipanggil untuk menjelaskan hal itu, namun pengelola enggan memberikan penjelasan.

"Belum ada ijinnya, dan sempat kita panggil juga tapi mereka nggak mau datang. Sehingga hari ini kita gerebek, dan terbukti seperti yang teman-teman (wartawan) saksikan sendiri di dalamna seperti apa," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini