nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mayat Wanita Misterius dengan Tangan & Kaki Terikat Gegerkan Warga Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 03:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 28 338 2071917 mayat-wanita-misterius-dengan-tangan-kaki-terikat-gegerkan-warga-bekasi-55CyYb8miJ.jpg Ilustrasi

BEKASI - Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di sebuah selokan air di Kampung Kedaung RT 03 RW 07, Kelurahan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis siang. Kondisi mayat cukup memprihatinkan dengan kedua tangan dan kaki terikat, serta terdapat tumpukan sampah di sekelilingnya.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melintas di lokasi. Kabar penemuan mayat tersebut dengan cepat meluas dan menjadi tontonan warga sekitar. Warga kemudian melaporkan perihal penemuan mayat korban ke Polsek Bantargebang.

"Kondisi mayat itu tangan sama kakinya terikat. Warga gak ada yang berani nyentuh mayatnya sebelum polisi datang," kata Amran, warga yang ikut menyaksikan penemuan mayat korban, Kamis (27/6/2019).

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP. Garis polisi dipasang untuk mensterilkan area sekitar lokasi. Hasil sementara olah TKP tidak ditemukan adanya identitas pada pakaian korban.

Mayat Wanita ditemukan di selokan Bekasi

"Korban belum diketahui identitasnya, karena tidak ditemukan di saku celananya," ujar Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo.

Polisi menduga mayat wanita tersebut merupakan korban pembunuhan yang sengaja dibuang di lokasi untuk menghilangkan jejak. Pasalnya, berdasarkan keterangan RT/RW dan warga setempat, korban dipastikan bukan lah warga di sekitar TKP.

"Hasil penyelidikan sementara, kemungkinan besar korban pembunuhan yang kemudian jasadnya dibuang di TKP," papar Siswo.

Jasad korban rencananya akan dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi. Sementara ciri-ciri korban dijelaskan berusia sekitar 45 tahun, menggunakan baju motif polkadot dan celana jeans pendek warna biru.

"Jasad korban dibawa ke Polsek untuk penyelidikan dan selanjutnya dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini