Kebakaran Ludeskan 80% Bangunan PT Dynaplast Cikarang

Wijayakusuma, Okezone · Sabtu 29 Juni 2019 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 29 338 2072633 -fGuahFx43D.jpg Kebakaran Pabrik Plastik PT Dynaplast Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Api yang membakar PT Dynaplast di kawasan Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil dijinakkan petugas. Api sudah melalap habis sekitar 80 persen bangunan pabrik produsen plastik tersebut.

Petugas Pemadam Kebakaran (damkar) yang berada di lokasi menyebutkan asal api diduga dari ruang genset yang menjalar cepat ke ruang produksi. Bahan material plastik yang berada di dalamnya membuat api cepat membesar dalam waktu singkat.

Baca Juga: Geladi Resik Jakarnaval, Jalan Depan Balai Kota DKI Ditutup hingga Pukul 19.00 WIB 

"Dugaan api dari ruang genset, lalu menjalar ke ruang produksi," kata Danru 13 Damkar Pemkab Bekasi, Maumud Sutisna di Bekasi, Sabtu (29/6/2019).

Pabrik Plastik PT Dynaplast Cikarang, Kabupaten Bekasi Terbakar (foto: Wijayakusuma/Okezone) 

Damkar sendiri telah mengerahkan sebanyak 25 personil damkar untuk upaya pemadaman, dibantu dengan pengelola kawasan industri.

"Ada 5 regu yang diturunkan dari damkar Kabupaten Bekasi. Satu regu rata-rata 5 personil, jadi semuanya 25 personil," ujarnya.

Namun, lanjut Maumud, petugas mengalami kendala dalam mengisi ulang air mobil damkar dikarenakan sumber air yang sulit didapat.

"Kendala sendiri kita sumber air agak jauh, makanya untuk pemadaman agak tersendat. Di dalam juga banyak bahan plastik," ucapnya.

Besarnya kobaran api ditambah angin yang berhembus kencang, membuat pabrik dengan cepat habis dilalap si jago merah.

"Untuk sementara belum bisa terkendali, angin semakin membesar dan membuat api semakin membesar. Saat ini sekitar 80 persen gedung yang terbakar, sampai saat ini belum bisa kita atasi," jelasnya.

Baca Juga: Pabrik Plastik PT Dynaplast Cikarang Terbakar 

Ratusan karyawan pabrik yang saat kejadian sedang beristirahat, berhasil dievakuasi seluruhnya.

"Karyawan semuanya sudah kita evakuasi, ruangan sudah kosong," tuturnya.

Pihak kepolisian yang menangani insiden ini belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran. Sementara kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini