Masyarakat Diimbau Jangan Terprovokasi Kasus Wanita Pembawa Anjing ke Masjid

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 03 Juli 2019 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 03 338 2073942 masyarakat-diimbau-jangan-terprovokasi-kasus-wanita-pembawa-anjing-ke-masjid-QIBCJMd7QQ.jpeg Sunanto (Foto: Ist)

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto meminta masyarakat agar lebih jernih mencerna kasus dugaan penodaan ‎agama yang menjerat seorang wanita berinisial SM (52). Dia meminta agar masyarakat tidak terpovokasi isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

Dalam hal ini, SM diduga menodakan agama karena membawa seekor anjing masuk kedalam sebuah masih di daerah Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pihak kepolisian pun telah menetapkan SM sebagai tersangka penodaan agama.

"Karena sudah tertangani pihak yang berwajib, maka umat tidak boleh terpovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab," kata Sunanto kepada Okezone, Rabu (3/7/2019).

Baca Juga: Wanita Pembawa Anjing ke Dalam Masjid Dipastikan Akan Diseret ke Meja Hijau 

Wanita pembawa anjing ke masjid

Kendati demikian, Cak Nanto -sapaan karib Sunanto-‎ mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawal kasus tersebut agar dituntaskan hingga ke pengadilan. Dia meminta agar SM dihukum sesuai dengan perbuatannya jika terdapat unsur kesengajaan.

"Mari kawal kasus ini agar berkeadilan kalau ada unsur kesengajaan maka harus dipertanggungjawabkan secara hukum karena sudah menodai dan meresahkan umat Islam serta meresahkan hubungan antar-agama," ujarnya.

‎Cak Nanto mengimbau agar umat tidak perlu menggelar aksi demonstrasi dalam pengawalan kasus ini. Sebab, tersangka SM sudah dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian.

"Kami harap tidak ada (aksi demonstrasi), karena sudah tertangani bahkan sudah ditahan, maka jadikan pelajaran bagi semua untuk saling menghargai," katanya.

Baca Juga: RS Polri: Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Alami Gangguan Jiwa 

Sekadar informasi, pihak kepolisian telah menetapkan SM sebagai tersan‎gka kasus dugaan penodaan agama. Kepolisian juga memastikan akan membawa kasus ini hingga ke pengadilan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini