nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satpol PP Tak Bisa Tindak Pencari Suaka yang Tidur di Trotoar Kebon Sirih

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 20:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 06 338 2075515 satpol-pp-tak-bisa-tindak-pencari-suaka-yang-tidur-di-trotoar-kebon-sirih-TChCajvbJ9.JPG Pencari suaka asal Afghanistan tidur dalam tenda di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakpus. (Foto : Antaranews)

JAKARTA – Satpol PP DKI Jakarta tak bisa menindak perilaku warga negara asing (WNA) asal Afghanistan yang mencari suaka ke Indonesia dan mendirikan tenda di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Padahal dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, trotoar tidak boleh digunakan selain untuk pejalan kaki.

Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan pihaknya belum bisa melakukan penertiban di sana. Sebab, sedang dilakukan rapat dengan jajaran terkait untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut.

"Sedang dirapatkan oleh Kesbangpol DKI bersama instansi terkait UNHCR, IOM, kemensos, dan lain-lain," kata Arifin saat dihubungi, Sabtu (6/7/2019).

Menurutnya, karena ini persoalan kemanusiaan, sehingga pihaknya tak bisa semena-mena dalam menegakkan peraturan daerah.

"Karena ini menyangkut perlakuan WNA (warga negara asing-red)," katanya.

Sebagai informasi, langkah itu diambil hingga mereka benar-benar mendapatkan kepastian berlindung dari Komisioner Tinggi PBB yang berwenang mengurusi pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).


Baca Juga : Para Pencari Suaka asal Afghanistan Tidur di Trotoar Jalan Kebon Sirih

"Karena kantor UNHCR di dekat sini, kami pindah ke sini, karena tinggal di tempat lama (Kalideres) sudah tidak boleh," kata salah seorang pencari suaka, Rahman Akhlaqi (18), di Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.

Dia bersama pencari suaka lainnya berharap UNHCR dapat memberi jaminan perlindungan untuk bisa mengakhiri hidup di trotoar jalanan seperti yang dialaminya sekarang.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini