nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Takjub dengan Lapangan Banteng, Ahok: Dulu Orang Lihatnya Seram

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 19:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 09 338 2076756 takjub-dengan-lapangan-banteng-ahok-dulu-orang-lihatnya-seram-b6B97Cw4E9.jpg Ahok di Lapangan Banteng (Foto: Youtube/Okezone)

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk pertama kalinya berkunjung ke Lapangan Banteng, Jakarta Pusat setelah direvitalisasi. Ia merasa takzim melihat hasil renovasi yang didesain oleh seorang arsitek bernama Gregorius Antar Awal atau akrab disapa Yori Antar.

Kunjungan Ahok itu diabadikan melalui sebuah video berdurasi 9 menit 30 detik yang diunggah di Channel YouTube 'Panggil Saya BTP', pada Selasa (9/7/2019). Ia terlihat mengenakan kemeja lengan panjang warna biru yang dilipat setengah tangan dan dipadukan celana bahan berwarna krem.

Memasuki Lapangan Banteng, ia langsung diajak berswafoto dengan pengunjung yang ada di sana. Setelah melayani mereka, Ahok langsung teringat kalau revitalisasi itu memakai dana dari kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB), tanpa membebankan APBD DKI sepeserpun.

"Kondisinya sudah bagus. Dulu kan ini pakai biaya kompensasi dari pengembang untuk KLB," kata Ahok dalam video itu.

Lapangan Banteng

Baca Juga: Puan soal Habib Rizieq: Pergi Sendiri, Kok Jadi Kita yang Minta Pulang?

Menurut dia, dengan adanya revitalisasi itu menghilangkan kesan Lapangan Banteng yang dahulu terlihat menyeramkan. Kini, wisatawan ketika ke Ibukota tak hanya berkunjung ke Monas, melainkan bakal menghampiri tempat bersejarah tersebut.

"Dan yang paling penting, patung pembebasan Irian Baratnya nonjol. Dulu mungkin banyak orang enggak pernah memperhatikan. Saya kira ini bagus, dan konsepnya bagus banget. Dulu kan kita seram lihat Lapangan Banteng, takut ada apa-apa," ujarnya.

Mantan bupati Belitung Timur itu terus melangkahkan kakinya ke sebuah tulisan yang isinya sebuah pernyataan Presiden RI ke-1 Soekarno, yang menceritakan asal muasal berdirinya patung Pembebasan Irian Barat tersebut.

Ia mengimbau kepada seluruh penerus bangsa untuk terus mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman okum yang ingin memecah belah Tanah Air.

"Semangat mempertahankan NKRI itu harus ada. Enggak ada sejengkal tanah kita pun diambil orang. Kalau mau ngambil, pasti kita sikat," kata Ahok.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini