nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dipindah ke Kalideres, Ratusan Pencari Suaka Menempati 6 Tenda Besar

Antara, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 08:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 12 338 2077886 dipindah-ke-kalideres-ratusan-pencari-suaka-menempati-6-tenda-besar-fg8JpO1nsT.jpg Pencari suaka di Kebon Sirih dipindah ke lahan eks Kodim Jakarta Barat di Kalideres. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Para pencari suaka asal Afghanistan, Sudan, dan Somalia pada Kamis 11 Juli 2019 malam telah dipindah dan menempati tenda pengungsian sementara di Kalideres, Jakarta Barat. Sebelumnya mereka sudah lebih dari sepekan tinggal di trotoar Jalan Raya Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Lurah Kalideres Muhammad Fahmy mengatakan jumlah pengungsi yang menempati enam unit tenda dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial DKI Jakarta itu sebanyak 998 orang.

"Menurut data ada 998 orang. Apakah akan bertambah atau tidak, saya belum bisa pastikan. Mungkin Jumat pagi akan ada perkembangan," kata Fahmy saat ditemui di sekitar eks Kodim Jakarta Barat yang menjadi lokasi pengungsian sementara, Jumat (12/7/2019) dini hari.

Baca juga: Pencari Suaka di Kebon Sirih Dipindah ke Kalideres 

Pencari suaka Kebon Sirih dipindah ke Kalideres. (Foto: Alviansyah P/Antaranews)

Berdasarkan pantauan di lokasi, pada Kamis malam hingga Jumat dini hari, ratusan pengungsi itu menempati enam tenda besar berwarna biru. Sebagian besar perempuan dan anak-anak tertidur beralaskan tikar berbahan terpal.

Sementara kebanyakan laki-laki berbincang dengan sesama pengungsi dan sebagian lainnya merapikan serta menjemur pakaian pada seutas tali yang dikaitkan antara dua tenda. Ada juga yang mengumpulkan kardus dan papan bekas yang akan digunakan untuk alas tidur.

Lokasi tersebut dibatasi pagar dengan pintu gerbang yang dijaga petugas kepolisian dan Satpol PP. Para pencari suaka itu diimbau untuk beristirahat dan tidak berkeliaran ke luar dari lokasi tenda.

"Boleh kok ke luar, tapi untuk hal-hal yang penting. Agar tidak keliaran, mereka mungkin belum tahu daerah ini, nanti nyasar," kata Tarmidji, seorang anggota Satpol PP yang berjaga di pintu gerbang.

Baca juga: Pemprov Minta Pemkot Jakpus Sterilkan Trotoar Kebon Sirih dari Pencari Suaka 

Pencari suaka Kebon Sirih dipindah ke Kalideres. (Foto: Alviansyah P/Antaranews)

Tiga petugas dari Suku Dinas Perindustrian Energi Jakarta Barat juga terlihat sedang memastikan ketersediaan listrik di lokasi pengungsian itu.

Di seberang gerbang utama terdapat bangunan pos yang memuat ratusan nasi kotak dengan bungkus plastik merah. Nasi kotak itu merupakan sumbangan dari berbagai pihak untuk para pencari suaka.

"Kami banyak dapat bantuan makanan, juga pakaian. Orang Indonesia baik, mereka ada yang memberikan sendiri, ada juga kelompok pelajar yang mendatangi kami membawa pakaian dan selimut saat di dekat Kantor UNHCR (Jalan Kebon Sirih)," kata seorang pengungsi asal Afganistan, Abdelah Karem (37), yang sudah sembilan bulan di Indonesia.

Abdelah yang sedikit bisa berbahasa Indonesia menyatakan harapan untuk mendapat tempat tinggal yang aman.

Sementara pengungsi lain yang juga asal Afganistan, Fawed Ahmad (29), dan sudah setahun lebih mencari suaka di Indonesia, mengatakan selama ini mereka bertahan hidup berkat makanan pemberian dari orang-orang sekitar.

"Pedagang beri kami makanan, tidak banyak, tapi kami bersyukur. Ada perempuan Indonesia berikan kain untuk anak-anak kami, terima kasih. Kami ingin hidup di negara yang aman," ungkap Fawed.

Baca juga: Puluhan Satpol PP Dikerahkan untuk Antisipasi Datangnya Pencari Suaka di Kebon Sirih 

Pencari suaka Kebon Sirih dipindah ke Kalideres. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

Kedua pencari suaka itu tidak tahu sampai kapan akan menempati tenda sementara, namun mereka berharap United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Komisoner Tinggi PBB untuk Pengungsi dapat memberikan solusi.

Hingga Jumat dini hari terdapat beberapa warga membawakan makanan untuk para pencari suaka itu.

Baca juga: Soal Pencari Suaka di Kebon Sirih, Pemprov DKI Tunggu Instruksi UNHCR 

"Saya lihat di berita mereka kembali ke Kalideres. Saya mau lihat dan menitipkan sedikit makanan," kata Mualimah (58) yang datang bersama anak laki-lakinya menggunakan mobil untuk mengantarkan nasi bungkus.

Pencari suaka Kebon Sirih dipindah ke Kalideres. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini