nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunannya Mangkrak, Kondisi Waduk Rorotan Memprihatinkan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 15:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 17 338 2080123 pembangunannya-mangkrak-kondisi-waduk-rorotan-memprihatinkan-UYTpT6NC39.jpg Kondisi Waduk Rorotan yang pembangunannya mangkrak. (Foto : Puteranegara Batubara/Okezone)

JAKARTA – Kondisi Waduk Rorotan di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, saat ini pembangunannya mangkrak dan terbengkalai. Pembangunan waduk yang menyedot anggaran puluhan miliar itu terlihat tak terurus lantaran dipenuhi rumput ilalang liar.

Waduk di lahan seluas 25 hektare itu sampai saat ini masih belum jelas pembangunan. Kondisi terkini Waduk Rorotan memprihatinkan. Di bagian tepi waduk tersebut hanya dipenuhi pohon kering, tanah tandus, dan tumpukan batu.

Salah satu warga sekitar, Maulana (41) mengatakan, hampir satu tahun ini nasib Waduk Rorotan tak jelas nasibnya. Karena sampai sekarang penampungan air itu tak bisa sepenuhnya dinikmati warga.

"Hampir satu tahun kondisinya seperti ini. Pokoknya habis beko pergi ya sudah, dibiarkan seperti sekarang," kata Maulana di lokasi, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Atas kondisi itu, Maulana mengaku heran dengan sikap Pemprov DKI yang terkesan membiarkan kawasan itu. Padahal, di lokasi jelas-jelas terpasang patok yang menandakan bahwa waduk dikelola Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI.

"Itu patok yang ada tulisan pemerintahnya baru dipasang, lihat saja bagian semen, tiang besi, sama patok kayunya. Tapi cuman dipasang doang, enggak dirapihin waduknya," ujar dia.

Ilustrasi pembangunan waduk. (Dok Okezone)

Terhentinya pembangunan Waduk Rorotan itu diduga kuat akibat mantan kepala dinas SDA Teguh Hendrawan ditetapkan sebagai tersangka. Mantan Camat Pulogadung ini dilaporkan Felix Tirtawidjaja atas dugaan melakukan tindak pidana pengrusakan atau memasuki pekarangan tanpa izin sebagaimana diatur pasal 170 KUHP atau 406 KUHP atau pasal 167 KUHP.

Hampir satu tahun sejak ditetapkan sebagai tersangka, Teguh masih bebas menghirup udara bebas. Meski Polda Metro Jaya mengaku masih terus melanjutkan kasus ini, tak ada tanda-tanda pemanggilan pemeriksaan ulang atas kasus yang ditanganinya.


Baca Juga : DPRD DKI: Berdasarkan Putusan MA, Proyek Waduk Rorotan Bisa Dilanjutkan!

"Kasusnya terus dilanjutkan, belum SP-3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan-red). Kan masih dalam proses," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya Lurah Cakung Timur Sukaria membenarkan bila hingga kini pembangunan Waduk Rorotan belum rampung dan entah kapan berlanjut. Namun, ia tak menjawab gamblang saat dikonfirmasi apakah pembangunan Waduk Rorotan terhenti karena Teguh ditetapkan tersangka.

"Saat ini pembangunan sudah mencapai 85 persen, tinggal sarana hijau dan outlet salurannya yang belum ada. Kalau untuk jelasnya silakan tanyakan langsung ke Dinas Sumber Daya Air," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini