nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rian Ernest Dilaporkan ke Polda Metro soal Tudingan Politik Uang

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 10:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 18 338 2080429 rian-ernest-dilaporkan-ke-polda-metro-soal-tudingan-politik-uang-HShozRBpVJ.JPG Wakil Ketua DPW PSI, Rian Ernest (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman akan melaporkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PSI, Rian Ernest ke Polda Metro Jaya.

Laporan itu dilakukan buntut dari ucapannya yang menyebut ada politik uang (money politics) dalam proses pemilihan wakil gubernur DKI yang masih diproses oleh Pansus.

"Saya Taufiqurrahman, akan melaporkan saudara Rian Ernest Tanudjaja, Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Provinsi DKI Jakarta, ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana menyiarkan atau memberitahukan berita bohong dan tindak pidana ujaran kebencian," ucap Taufiqurrahman dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Selain Taufiqurrahman, ucapan Rian Ernest juga membuat kesal lantaran ucapannya soal politik uang dianggap menjelekkan citra DPRD DKI. Senada, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus meminta Rian memberikan bukti atas pernyataannya tersebut.

"Saya dari Fraksi NasDem merasa PSI juga harus membuktikan apa yang dia sampaikan itu tidak melanggar aturan yang ada," tutur Bestari.

Begitu juga dengan politkus dari PKS dan Gerindra sebagai partai pengusung Cawagub juga tak tinggal diam atas pernyatan Rian. Ketua Fraksi PKS Abdurahman Suhami meminta bukti tudingan itu karena pernyataan itu bisa merusak marwah institusi DPRD DKI.

"Pertama yang menuduh itu harus membuktikan. Jadi, itu bisa menjatuhkan anggota dewan. Kalau dibilang begitu bisa menjatuhkan anggota dewan dan bisa mencemarkan nama baik," paparnya.

Sementara itu Ketua Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik sepakat jika proses pemilihan wagub DKI diawasi. Namun tudingan mengenai praktik politik uang ini juga harus dibuktikan dan tidak sembarangan asal bicara.

"Kita kan baru dengar-dengar aja. Disuruh buktiin aja, saya kira setujulah untuk diawasi. Kemudian harus dibuktiin jangan cuma ngomong gitu loh. Saran saya bunyiin dong ayo kita proses. Saya sebagai ketua Gerindra akan men-support itu," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini