nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jakarta Diprediksi Tenggelam Lebih Cepat dari Kota Lain di Dunia

Minggu 21 Juli 2019 10:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 21 338 2081625 jakarta-diprediksi-tenggelam-lebih-cepat-dari-kota-lain-di-dunia-dOhzjSqwqk.jpg DKI Jakarta diprediksi tenggelam lebih cepat dari kota lain di dunia. (Foto: 9News)

Di Desa Kapuk Teko, anak-anak bersenang-senang di atas rakit rias daripada taman bermain, kuburan telah menghilang, dan rumah-rumah ditopang panggung untuk bersaing dengan 2 meter air.

Salah satu penduduk, Bang Jiih, mengatakan selama banjir –yang lebih sering dan parah dari sebelumnya– keluarganya dipaksa ke lantai dua, tetapi banyak warga setempat tidak memilikinya.

Pria berusia 55 tahun ini hidup dalam ketakutan bahwa salah seorang cucunya akan tenggelam dengan air yang mengelilingi rumah-rumah yang sudah merenggut nyawa dua anak.

Baca juga: Mantan Wapres AS Al Gore: Ribuan Pulau di Indonesia Termasuk Jakarta Terancam Tenggelam 

Dinding laut raksasa telah dibangun di beberapa bagian pantai, tetapi tenggelam.

Pemerintah Indonesia telah menjanjikan uang besar untuk infrastruktur air, namun para peneliti mengatakan waktu hampir habis.

"Kami membutuhkan setidaknya 10 tahun untuk mengubah air tanah menjadi air permukaan dan akhirnya menghentikan surutnya," kata Profesor Andreas.

Prediksi Jakarta tenggelam. (Foto: 9News)

Pemerintah juga memiliki rencana yang berani untuk menciptakan ibu kota baru di pulau lain dalam upaya untuk meringankan banyak tantangan Indonesia dari pertumbuhan yang cepat.

Itu adalah ide yang telah diperdebatkan selama beberapa decade, tetapi menteri saat ini yakin menindaklanjutinya.

Baca juga: Tanggul Laut Raksasa Salah Satu Antisipasi Cegah Tenggelamnya Jakarta 

Nenek Rohaeni bin Caska, salah satu warga Jakarta, mengatakan tidak terlalu memercayai prediksi para ahli terkait penurunan tanah. Sebaliknya, ia lebih percaya kepada Tuhan.

Pindah dari salah satu daerah pesisir terburuk bukan pilihan bagi Nenek Rohaeni. Alasannya, seperti banyak yang lain, dia tidak punya uang.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini