nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Brigadir Rangga Jadi Tersangka Pembunuhan Bripka Rahmat

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 10:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 27 338 2084292 brigadir-rangga-jadi-tersangka-pembunuhan-bripka-rahmat-4RebBHtP05.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Polisi resmi menetapkan Brigadir Rangga Tianto menjadi tersangka kasus penembakan mati terhadap Bripka Rahmat Efendy di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cimanggis, Depok.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyebut, setelah jadi tersangka, Brigadir Rangga juga langsung dilakukan penahanan.

"Brigadir RT sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah ditahan atas dasar kasus pembunuhan," kata Asep kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

 Baca juga: Penembakan Polisi, Komisi III: Pembinaan Rutin Harus Dilakukan

Asep menambahkan, Brigadir Rangga akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara akibat perbuatannya tersebut.

"Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tutur Asep.

Penembakan itu terjadi ketika adanya perdebatan antara pelaku dan korban terkait kasus penangkapan seorang pelaku tawuran, Fahrul Zachrie oleh Bripka Rahmat.

 Baca juga: Senpi yang Digunakan Brigadir Rangga Tembak Bripka Rahmat Jenis HS-9 Milik Polairud

Terkait penangkapan itu, orang tua korban kemudian mendatangi Polsek Cimanggis bersama dengan Brigadir Rangga. Dalam hal ini, orang tua dan Brigadir Rangga menginginkan pelaku tawuran dibebaskan untuk dibina oleh keluarga.

Namun, hal itu tidak disetujui oleh Bripka Rahmat. Mengingat, penangkapan itu sudah sesuai prosedur dan diketemukan barang bukti pelaku tawuran berupa celurit.

Kemudian obrolan itu menjadi memanas. Lalu, pelaku keluar Ruang SPKT untuk mengambil senjata api dan kembali ke dalam dengan langsung menembakan tujuh peluru ke Bripka Rahmat.

Saat ini, polisi telah mengamankan pelaku di Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara, korban telah dilakukan proses autopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini