nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum Petugas Rutan Cipinang Selundupkan Sabu di Dalam Kotak Susu

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 13:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 29 338 2084916 oknum-petugas-rutan-cipinang-selundupkan-sabu-di-dalam-kotak-susu-n6uMdUypwx.jpg ilustrasi

JAKARTA - Oknum petugas Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, berinisial SA nekat menyelundupkan narkotika ‎jenis sabu seberat 25 gram yang dikemas dalam kotak susu. Namun, upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh Petugas Pintu Utama (P2U) Rutan Cipinang.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Cipinang, Oga G Darmawan menjelaskan, peristiwa penyelundupan tersebut bermula saat SA yang merupakan petugas bagian dapur masuk ke dalam Rutan melalui pintu utama sekira pukul 21.00 WIB.

Saat itu, SA membawa satu kantong plastik yang berisikan dua kotak susu berwarna kuning. Saat dilakukan pemeriksaan badan dan pemindaian barang bawaan melalui X-Ray, petugas menemukan benda mencurigakan di dalam plastik yang dibawa tersebut.

Kemudian, petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap barang bawaan SA. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan satu bungkus plastik kecil berisi serbuk yang diduga narkoba jenis sabu.

Ilustrasi

"Dari pemeriksaan tersebut, petugas kami langsung mengamankan barang bukti berupa handphone, bungkusan kecil berisi serbuk putih dan kotak susu. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polres Jakarta Timur untuk proses hukum lebih lanjut," kata Oga melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Senin (29/7/2019).

‎Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta, Bambang Sumardiono mengapresiasi upaya petugas pintu utama yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu ke dalam Rutan Cipinang tersebut.

"Kami mengapresiasi kinerja petugas di Rutan Kelas I Cipinang yang berani untuk menggagalkan penyelundupan barang terlarang tersebut yang dilakukan oleh sesama petugas. Hal ini memang menjadi tamparan keras karena masih ada oknum petugas yang berani melanggar peraturan di tengah usaha kami untuk Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan. Meskipun di sisi lain, kami percaya banyak sekali petugas kami yang berintegritas," kata Bambang.

Baca Juga: Polisi Buru Pria Pemakan Kucing Hidup-Hidup di Kemayoran

Baca Juga: Dahnil Anzar Resmi Jadi Jubir Prabowo dan Bergabung ke Partai Gerindra

Bambang juga mengungkapkan bahwa Kemenkumham mendukung penuh proses hukum terhadap SA. Kemenkumham akan langsung memberhentikan SA secara tidak hormat jika pengadilan sudah memvonis bersalah.

"Kami sangat mendukung dan menghormati proses hukum yang berlangsung. Hukuman disiplin berupa pemberhentian akan dilakukan jika oknum tersebut terbukti bersalah oleh pengadilan. Biarkan kejadian ini menjadi contoh bagi petugas Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dan menjadi bukti komitmen kami bahwa kami tidak main-main dengan narkoba," tutur Bambang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini