nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembakan Bripka Rachmat Berawal dari Lapangan Kosong Ini

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 21:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 29 338 2085130 penembakan-bripka-rachmat-berawal-dari-lapangan-kosong-ini-nO34b1LqYr.jpg Lapangan Sanca di Depok (foto: Wahyu/Okezone)

DEPOK - Penembakan Bripka Rachmat Effendy oleh Brigadir Rangga Tianto di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cimanggis Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu bermula dari penangkapan pemuda berinisial FZ.

FZ ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit saat ingin tawuran di lapangan Sanca, Tapos, Cimanggis Depok, Jawa Barat. Lapangan itu diketahui sering dilakukan aktifitas warga setempat untuk olahraga dan latihan menyetir mobil.

"Ini memang lapangan biasa warga main bola kadang ada yang latihan setir mobil, tapi malam itu sempat terjadi tawuran oleh dua kelompok pemuda," kata Bambang warga sekitar lapangan Sanca, Senin (29/7/2019).

 Baca juga: Polisi Butuh Waktu 14 Hari Periksa Psikologis Brigadir Rangga

Dia bercerita adanya tawuran tersebut, ada seorang pelaku tawuran yang diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Cimanggis, menurut warga lainnya pelaku itu tertangkap lantaran membawa senjata tajam.

"Emang ada yang di tangkap Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Sub Sektor Sukamaju Baru terus dibawa ke kantor polisi," ungkapnya

 Lapangan Kosong

Namun Bambang baru mengetahui keesokan harinya dari sebuah pemberitaan adanya penembakan anggota polisi di Polsek Cimanggis, rupanya kasus itu berawal dari penangkapan pelaku tawuran di lapangan dekat rumahnya.

"Saya juga taunya polisi di tembak yang sempat ramai di berita gak taunya mulanya dari penangkapan pelaku tawuran di lapangan sanca. Gak taunya sampai seheboh ini," tuturnya.

 Baca juga: Jadi Tersangka Pembunuhan, Brigadir Rangga Mendekam di Rutan Polda Metro Jaya

Dirinya tak mengira jika pelaku tawuran FZ ditangkap oleh seorang anggota polisi yang juga sebagai ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Sub Sektor Sukamaju Baru bernama Bripka Rachmat Effendy.

Diketahui sebelumnya setelah penangkapan FZ, sang ayah Z (46) dan Brigadir Rangga, yang belakangan ternyata paman FZ, datang ke Polsek Cimanggis meminta agar FZ dibebaskan. Karena Bripka Rachmat menolak, Brigadir Rangga mengeluarkan pistol HS-9 miliknya dan menembak ke arah Bripka Rachmat hingga tewas di lokasi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini