nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Depok Rawan Tawuran, Sepasang Pelajar Tertangkap Bawa Celurit

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 00:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 29 338 2085171 depok-rawan-tawuran-sepasang-pelajar-tertangkap-bawa-celurit-sl1CY1O5JV.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

DEPOK - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menggelar razia terhadap pelajar yang membolos di jam sekolah, razia tersebut bertujuan untuk mengantisipasi tawuran pelajar yang kerap terjadi di sejumlah wailayah di Kota Depok, Jawa Barat.

Pada razia kali ini, anggota Satpol PP mendapati sebuah senjata tajam jenis celurit dari dalam tas pelajar yang sedang duduk berduaan di Setu Cinangka Depok. Sepasang pelajar inisial MF dan SBB merupakan salah satu siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta.

Baca Juga: Tawuran Antarpemuda di Petamburan Berawal dari Petasan, Berlanjut hingga Lempar-Lemparan Batu 

"Kita dapat sepasang anak SMA kelas II, tapi membawa senjata tajam. Setelah kita geledah tasnya, didapati sebuah celurit dengan seorang siswi," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Taufiq kepada wartawan di kantor Satpol PP, Jalan Margonda Raya, Pancoranmas, Depok, Senin (29/7/2019).

Polisi Tangkap Siswa Pelaku Tawuran Beserta Senjata Tajam  

Dia menjelaskan, seluruh pelajar yang terjaring dalam razia yang dilakukan pihaknya sebanyak 12 pelajar dari berbagai sekolah di amankan. Namun untuk yang kedapatan membawa senjata tajam langsung di serahkan ke pihak kepolisian.

"Hari ini dapat kurang-lebih 12 pelajar hanya di dua lokasi setu. Mungkin karena ini awal masuk sekolah, banyak yang berangkat dari rumah, pamit ke sekolah tapi nyampenya ke tempat lain," tuturnya.

"Total 12, kalau sisanya 10 pelajar laki semua sedang nongkrong di warung setu pengasinan, tidak ada sajam dan obat-obatan. Kita sita hanya ikat pinggang yang khawatir bisa digunakan tawuran ya," sambung dia.

Sementara itu, sepuluh pelajar yang terjaring razia kemudian dibawa ke kantor Satpol PP di Balai Kota Depok guna diberikan pembinaan dan mendapatkan hukuman Push Up di halaman kantor. "Kita bariskan tadi di area parkir, kita hukum push up, kita kasih baris-berbaris juga dan kita kasih binaan supaya tidak terjadi lagi bolos sekolah," urainya.

Baca Juga: Duel Maut di Bekasi, 1 Tewas dan 5 Terluka 

Menurut Taufiq, kegiatan razia terhadap pelajar ini rutin dilakukan agar dapat meminimalisir tawuran anatar pelajar yang kerap kali terjadi di Depok. Sebab salah satu penembakan polisi dengan polisi yang terjadi di Polsek Cimanggis beberapa waktu lalu berkaitan dengan tawuran sebelumnya.

"Mudah-mudahan dengan intens (razia) kita lakukan paling tidak meminimalkan kerawanan terhadap tawuran pelajar, kita nggak mau Depok jadi sarang tempat mereka tawuran. Ke depan akan antisipasi," ucap dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini