nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bau Menyengat dan Nyamuk Muncul dari Sampah di Kali Bahagia Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 08:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 30 338 2085254 bau-menyengat-dan-nyamuk-muncul-dari-sampah-di-kali-bahagia-bekasi-12Qf6eLvJL.jpg Ilustrasi sampah di kali. (Foto: Ist)

BEKASI – Kondisi Kali Bahagia di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang dipadati sampah sepanjang kurang lebih 1 kilometer, dikeluhkan warga sekitar. Selain bau busuk yang menyengat, tumpukan sampah juga menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.

Warga sangat terganggu dengan aroma sampah di kali yang melintasi perbatasan Kota/Kabupaten Bekasi itu. Bau yang sangat menusuk hidung sudah dikeluhkan warga selama sekira dua minggu terakhir.

Baca juga: Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah Sepanjang 1 Km 

"Dua mingguan lah baunya busuk kaya gini, karena dari tumpukan sampah ini. Kita sudah lapor ke RT/RW sampai kelurahan biar cepat ditangani," kata Agus (48), warga yang tinggal di sekitar Kali Bahagia, Senin 29 Juli 2019.

Bahkan, menurut dia, tumpukan sampah yang menutupi permukaan kali juga menyebabkan perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk. Setiap malam warga sangat terganggu dengan kerumunan nyamuk-nyamuk tersebut.

"Nyamuknya makin banyak kalau sudah malam, jadi ganggu istirahat," keluh Agus.

Baca juga: Masyarakat Diminta Kurangi Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai 

Ia berharap pemerintah daerah dapat secepatnya membersihkan tumpukan sampah yang mayoritas berbahan plastik dan styrofoam tersebut agar tidak terus-menerus mengganggu aktivitas warga. Jika tak segera dibenahi, Agus khawatir berdampak lebih buruk, terlebih saat memasuki musim hujan.

"Pihak kelurahan sih sudah mengecek langsung ke sini, cuma belum tahu bagaimana hasilnya. Ya semoga saja cepat ditangani," imbuhnya.

Sementara Lurah Kaliabang Tengah, Kota Bekasi, Setianingrum, menyampaikan bahwa masalah sampah yang menggenangi Kali Bahagia merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Hal ini dikarenakan aliran Kali Bahagia melintasi dua wilayah itu. Hulunya berada di Teluk Pucung, Kaliabang, Kota Bekasi; sedangkan hilir di wilayah Desa Bahagia hingga Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Pemprov DKI Lakukan Daur Ulang hingga Siapkan Pergub 

"Tak bisa dimungkiri kalau sampah memang ada dari Kota Bekasi dan juga Kabupaten Bekasi yang juga berdekatan dengan pusat perbelanjaan Marakas," kata Setianingrum.

Ia menyebutkan kondisi Kali Bahagia yang dipenuhi sampah juga pernah terjadi pada 2015, meski tidak separah saat ini.

Baca juga: Singgung soal Sampah, Luhut: Kalau Belanja Jangan Lagi Pakai Kantong Plastik 

Setianingrum juga menegaskan bahwa selama ini pihaknya yang lebih aktif berperan membereskan masalah sampah dibandingkan Pemkab Bekasi. Namun, ia mengaku sudah berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak Pemkab Bekasi.

"Harusnya bukan kami saja yang berperan, karena itu kan wilayah perbatasan, harus sama-sama gotong royong. Warga pun harus sama-sama peduli dan saling menjaga kebersihan agar lingkungan nyaman dan bersih," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini