nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar di Depok Tewas Kena Bacok saat Tawuran Malam Hari

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 07 Agustus 2019 09:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 07 338 2088746 pelajar-di-depok-tewas-kena-bacok-saat-tawuran-malam-hari-3Ptndgs1mz.jpg Ilustrasi korban tewas tawuran pelajar. (Foto: Shutterstock)

DEPOK – Seorang siswa Kelas X SMA Arrahman berinisial MI (16) tewas bersimbah darah dengan luka bacok di tubuh setelah terlibat tawuran antarkelompok di Jalan Raya Cipayung, Gang Puteng, RT 06 RW 10, Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, pada Selasa 6 Agustus 2019, sekira pukul 20.00 WIB.

Mengetahui MI roboh di jalan dan mengalami pendarahan, rekannya Ardiansyah dan Muhammad Sofyan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Citama Bojonggede, Bogor. Polisi yang mendapat informasi insiden tersebut segera mendatangi rumah sakit untuk memastikan keadaan korban.

Baca juga: Depok Rawan Tawuran, Sepasang Pelajar Tertangkap Bawa Celurit 

"Kami dapat laporan ada orang kena luka bacok, untuk itu saya selaku Bhabinkamtibmas memastikan korban, dan ternyata sudah meninggal. Ternyata korban terlibat tawuran di Depok," kata Aiptu Samsudin, Bhabinkamtibmas Polsek Bojonggede, Rabu (7/8/2019).

Ilustrasi tawuran pelajar. (Foto: Okezone)

Dia menuturkan, pihak kepolisian langsung mendata korban dan beberapa saksi mata. Diketahui, alamat korban berada di wilayah Pondok Terong, Kota Depok.

"Sudah kami data saksi dan alamat korban serta sekolah korban. Selanjutnya akan diserahkan ke polsek terkait untuk diproses penyelidikan," ucap Samsudin.

Baca juga: Tawuran Antarpemuda di Petamburan Berawal dari Petasan, Berlanjut hingga Lempar-Lemparan Batu 

Ia menjelaskan, korban nantinya dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab meninggalnya. Sementara kasus tersebut akan diusut oleh Polsek Pancoramas Depok.

"Pagi ini dibawa ke RS Polri buat autopsy. Nanti untuk selanjutnya ditangani Polsek Pancoramas Depok, karena ini kasus perkelahian hingga tewas," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini