Share

Catat! Perluasan Ganjil Genap Juga Berlaku saat Keluar Masuk Tol

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 07 Agustus 2019 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 07 338 2089008 catat-perluasan-ganjil-genap-juga-berlaku-saat-keluar-masuk-tol-OXXigMtFIr.jpg Ilustrasi Lalu Lintas di Tol Dalam Kota (foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Perluasan sistem ganjil genap menjadi 25 titik juga berlaku di pintu keluar masuk tol Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengatakan, kendaraan yang keluar masuk pintu tol harus memperhatikan kesesuaian pelat nomor kendaraan miliknya.

"Ke depan, semua kendaraan yang dari tol, begitu keluar tol atau pun mau masuk tol, selama (jalan penghubung tol dan jalan umum) dalam koridor ganjil genap, aturan itu tetap diberlakukan," ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga: Ganjil Genap di Jakarta Diperluas hingga 25 Titik, Ini Rinciannya 

Asian Games Kelar, Ganjil Genap Jalan Metro Pondok Indah Dihapus

Syafrin menerangkan, perluasan sistem ganjil genap akan berlaku mulai 9 September 2019. Ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB. Namun, aturan tersebut tidak berlaku di hari libur.

Selain itu, perluasan ganjil genap juga bertujuan untuk membuat udara Jakarta lebih bersih dari polusi. "Pengecualian (pemberlakuan aturan) yang selama ini diberikan kepada on-off ramp tol, ini kita hapuskan," ujar Syafrin.

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP I Made Agus Prasetya menambahkan, pihaknya juga mendukung penerapan perluasan sistem ganjil genap.

Baca Juga: Soal Perluasan Ganjil Genap di Jakarta, Ini Kata Kakorlantas 

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga akan membantu melakukan sosialisasi dan uji coba perluasan ganjil genap hari ini. Kemudian, polisi akan mulai melakukan penegakan hukum mulai 9 September 2019.

"Kami dari Ditlantas Polda Metro Jaya akan mendukung kebijakan perluasan penerapan ganjil genap ini," ujar Made.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini