nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecelakaan Truk Kerap Terjadi di Tangerang, Polisi Usulkan Ini ke Pemerintah

Isty Maulidya, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 16:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 08 338 2089439 kecelakaan-truk-kerap-terjadi-di-tangerang-polisi-usulkan-ini-ke-pemerintah-DyNDN8oTZb.jpg Lalu Lintas Truk di Tangerang, Banten (foto: Isty Maulidya/Okezone)

TANGERANG - Kecelakaan truk yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Tangerang menuai kemarahan warga Tangerang. Pasalnya, kecelakaan tersebut bukan pertama kalinya terjadi.

Di bulan Juli 2019, tercatat 2 orang tewas akibat kecelakaan yang melibatkan truk muatan barang dan kendaraan pribadi. Kemudian awal Agustus, sebuah truk pengangkut tanah menimpa sebuah mobil di kawasan Karawaci, Tangerang. Dilaporkan 4 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Keluarga Korban Kecelakaan Maut Karawaci Ingatkan Sopir Truk di Tangerang Tak Ugal-ugalan 

Kecelakaan Truk Tanah Menimpa Mobil di Karawaci, Tangerang (foto: Ist)

Sepekan berselang, truk muatan barang kembali menimpa minibus di Neglasari, Tangerang. Kali ini tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Tangerang Sabilul Alif menegaskan, akan mengambil tindakan tegas bagi pengemudi truk yang melanggar aturan.

"Soal truk tanah kita langsung ambil tindakan saja. Pokonya harus tegas, ada laporan di mana besok langsung kita periksa" ungkap Alif saat ditemui di kantornya.

Alif menegaskan, permasalahan truk di Tangerang sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2018. Dalam Perbup tersebut dijelaskan bahwa kendaraan bertonase besar masih boleh melintas di wilayah kabupaten Tangerang pada waktu tertentu.

"Pokoknya aturan kita sudah jelas. Ada Perbup itu tidak boleh dilanggar sama sekali. Tidak ada kelonggaran di wilayah hukum Polresta Tangerang. Ada pelanggaran, langsung tindak tegas" ucap Alif tegas.

Mengantisipasi kemungkinan terjadi lagi kecelakaan akibat kelalaian pengemudi truk, Alif juga mengatakan pihaknya telah mengusulkan agar dipasang rambu lalu lintas di sepanjang jalan yang sering dilewati truk bertonase besar. Namun, hingga saat ini belum juga dapat dipasang.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Karawaci, 4 Orang Tewas & 1 Bayi Selamat 

Truk Berisi Bahan Bangunan Menimpa Mobil Minibus di Jalan Raya Pembagunan Tiga Pertigaaan PAP, Neglasari, Tangerang (foto: Ist)

"Saya sudah usulkan supaya dipasang rambu lalu lintas. Sudah lama kita minta, tapi sampai sekarang belum juga direalisasikan. Mungkin ke depannya dapat segera dipasang," tuturnya.

Permasalahan truk tanah di Tangerang sendiri menimbulkan keresahan banyak pihak. Terbitnya Perbup Nomor 47 Tahun 2018 tak serta merta membuat kendaraan bertonase besar menuruti aruran yang berlaku. Dalam pelaksaanannya, kendaraan tersebut kerap melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini