nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nobar Persija vs PSM di Tebet Rusuh, 8 Orang Jadi Tersangka

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 19:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 338 2090005 nobar-persija-vs-psm-di-tebet-rusuh-8-orang-jadi-tersangka-9FD9l2bqfb.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Polisi menetapkan 8 orang tersangka terkait kasus kericuhan yang terjadi di acara nonton bareng atau nobar final Piala Indonesia, antara Persija Jakarta dan PSM Makassar di Komandan Cafe, Tebet, Selasa, 6 Agustus kemarin.

Sebelumnya, dalam kejadian itu, pihak kepolisian menangkap 9 orang. Namun, dikarenakan dilakukannya pemeriksaan secara mendalam, maka diputuskan 8 orang sebagai tersangka.

 Baca juga: Polisi Tangkap 9 Pelaku Penyerangan Fans PSM di Kafe Tebet

Delapan orang tersangka tersebut dalah GDP (24), SF (18), FR (18), S (19), TR (19), N (18), AS (15) dan MRS (17). Mereka terbukti melakukan penyerangan dengan melemparkan batu ke arah kafe.

"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan akhirnya kita telah menetapkan tersangka sebanyak 8 orang. Awalnya (ada) 9 orang (ditangkap), setelah kita dalami ternyata sampai saat ini 8 orang kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, di kantornya, Jumat (9/8/2019).

"Setelah kita dalami bahwa kronologinya ketika hasil pertandingan dimenangkan PSM, setelah itu penonton melakukan selebrasi dia berjoget di Kafe Komandan, para pelaku ini melihat selebrasi itu mereka spontanitas tidak terima langsung melakukan lemparan," sambungnya.

 Baca juga: Polisi Panggil Pemilik Kafe Nobar Fans PSM yang Diserang Sekelompok Orang

Kendati demikian, Indra belum bisa memastikan apakah para tersangka itu terdaftar sebagai Jakmania atau pendukung resmi Persija. Ia hanya menyebut jika mereka secara spontanitas melempar lantaran emosi melihat pendukung PSM berjoget ria.

 

Meski terjadi perlemparan, polisi memastikan bahwa tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Hanya pecahnya kaca dari satu unit mobil, yang diduga milik pendukung PSM.

"Kita tidak tahu ini terdaftar atau tidak. Yang jelas ini tindakan individu. Masing-masing dia lakukan tindakan tidak benar, pengeroyokan, dan sebagainya," imbuh Indra.

Atas kejadian tersebut, delapan orang tersangka dikenakan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini