nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tepat Hari Ini Anies Resmi 1 Tahun "Menjomblo"

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 07:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 10 338 2090134 tepat-hari-ini-anies-resmi-1-tahun-menjomblo-yKjnDLFCFF.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Hari ini, Sabtu 10 Agustus 2019, tepat satu tahun Sandiaga Salahuddin Uno mundur dari jabatan wakil gubernur DKI Jakarta, sekaligus meninggalkan Gubernur Anies Rasyid Baswedan sendirian memimpin Ibu Kota. Sandi mencoba peruntungan di kancah dunia politik yang lebih tinggi yakni dengan mendaftarkan diri sebagai calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto.

Namun, kemenangan belum jatuh kepada Sandiaga. Dia harus mengakui keunggulan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam perhelatan Pilpres 2019.

Baca juga: Mundur dari Wagub DKI, Sandiaga: Saya Tak Mau Pakai Fasilitas Negara

Kini pesta demokrasi telah selesai, tapi Anies tetap menjalani roda pemerintahan di DKI Jakarta sebatang kara tanpa pendamping alias jomblo. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera yang mengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 telah sepakat mencalonkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub.

Kedua nama itu telah dikirim ke DPRD DKI Jakarta untuk dipilih dalam rapat paripurna pemilihan jabatan orang nomor 2 di Ibu Kota. Tidak lama berselang, jajaran Parlemen Kebon Sirih bergerak membentuk panitia khusus.

Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Okezone)

Tugas pansus dalam menyusun draf tata tertib pemilihan wagub mandek. Hal itu terjadi lantaran proses Rapat Pimpinan Gabungan DPRD DKI Jakarta untuk mengesahkan draf tersebut selalu mengalami penundaan akibat beberapa pimpinan dewan tidak hadir.

Harapan masyarakat Jakarta untuk memiliki seorang wagub seakan "masih jauh panggang dari api". Pasalnya, pansus berencana menyerahkan pemilihan pengganti Sandiaga kepada anggota DPRD periode 2019–2024 yang baru akan dilantik pada 26 Agustus.

Baca juga: Anies Diimbau Duduk Bareng Pansus Bahas Kejelasan Wagub DKI

"Sangat berpotensi (rapat paripurna) akan berlangsung setelah anggota DPRD yang baru," kata salah satu anggota pansus, Syarif, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, molornya pemilihan pendamping Anies lantaran PKS tidak cukup pintar dalam melakukan lobi-lobi politik di Parlemen Kebon Sirih untuk memperkenalkan cawagubnya yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Saya kira ini terjadi karena PKS kurang optimal dalam melakukan pendekatan dan lobi-lobi," ujar Syarif.

Mendengar kabar itu, Anies terkesan kurang setuju, karena merasa kelelahan dengan keadaan jomblo saat ini. Sebab, dia merasa kerepotan bila harus memenuhi setiap undangan yang meminta kedatangan gubernur atau wakil gubernur.

Anies pun meminta kepada seluruh anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014–2019 segera menelurkan nama wagub. Sebab, persoalan kekosongan kursi DKI-2 mutlak sepenuhnya tanggung jawab DPRD.

"DPRD bertanggung jawab mengisi kekosongan ini," kata Anies.

Baca juga: Kursi Wagub DKI Masih Kosong, Anies Diminta Surati Ketua DPRD

Dia mengimbau agar sebelum masa bakti anggota DPRD DKI selesai, diharapkan bisa memberikan kenangan manis kepada dirinya berupa sosok wakil gubernur.

"Harapan saya, mereka bisa tuntaskan sebelum selesai masa jabatannya," ucap Anies.

DPRD DKI Jakarta. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

Merespon permintaan Anies, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengaku tidak bisa memastikan, apakah dalam waktu dekat segera memberikan pendamping kepada orang nomor 1 di Ibu Kota tersebut.

Taufik menjelaskan, kini jajaran DPRD DKI sedang mempersiapkan diri untuk melakukan pembahasan pembahasan APBD-P 2019 dengan pihak eksekutif.

Baca juga: Pemilihan Wagub DKI Akan Diserahkan ke Anggota Baru DPRD

"Lihat waktunya lah (pemilihan wagub selesai kepengurusan DPRD sekarang). Kan (akan) ada pembahasan APBD Perubahan," ujar Taufik.

Dia meminta PKS untuk lebih aktif dalam menyelesaikan polemik tersebut. "PKS gerak dong. Kita enggak bisa kalau hanya Gerindra yang ditekan-tekan, karena ada fraksi lain yang punya hak suara," kata Taufik.

Saat dikonfirmasi ke Ketua DPW PKS DKI Jakarta Shakir Purnomo dan Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi ihwal status Anies yang masih jomblo, keduanya hanya membaca pesan singkat yang dilayangkan Okezone.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini