nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Idul Adha, Pengguna KRL Diimbau Kemas Rapat Daging Kurban

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 13:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 11 338 2090500 idul-adha-pengguna-krl-diimbau-kemas-rapat-daging-kurban-JZSdg3HDJh.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line beroperasi normal pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan tidak ada perubahan jadwal KRL Commuter Line pada hari ini.

PT KCI mengimbau para pengguna KRL Commuter Line menjaga kebersihan. PT KCI meminta agar pengguna KRL Commuter Line yang membawa daging kurban mengemas rapat bungkusnya agar‎ tidak berceceran.

"Bagi mereka yang hendak membawa daging kurban, untuk memperhatikan kemasannya demi kebersihan dan kenyamanan bersama. Daging kurban harus dikemas dengan baik sehingga tidak mengeluarkan bau maupun cairan yang dapat mengganggu kebersihan di stasiun maupun di dalam KRL," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba‎ melalui keterangan resminya, Minggu (11/8/2019).

‎Para pengguna KRL juga diimbau untuk menjaga kebersihan dengan tidak makan dan minum di dalam KRL. Serta, kata Anne, pengguna KRL agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan di stasiun.

"Pada hari raya Idul Adha kali ini PT KCI juga mengajak para pengguna KRL untuk senantiasa menjaga kebersihan," ucapnya.

Ilustrasi.

Anne juga mengingatkan kembali soal ketentuan mengenai lima Stasiun Khusus KMT yang mulai berlaku 1 Agustus 2019. Kelima stasiun tersebut adalah Stasiun Sudirman, Cikini, Universitas Indonesia, Palmerah dan Taman Kota.

"Di lima stasiun tersebut pengguna hanya dapat bertransaksi dengan KMT maupun kartu uang elektronik bank yang telah bekerja sama dengan PT KCI," ujarnya.

"Bagi pengguna dengan THB tetap dapat melakukan tap keluar di lima stasiun tersebut, sementara pengguna THB pergi pulang (THB PP) tetap dapat melakukan tap masuk untuk perjalanan kembalinya. Lima stasiun ini tidak melayani transaksi pembelian, isi ulang, maupun refund THB," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini