nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tawarkan Lolos CPNS di Jakarta, Pelaku Tipu Korban Rp5,7 Miliar

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 18:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 13 338 2091464 tawarkan-lolos-cpns-di-jakarta-pelaku-tipu-korban-rp5-7-miliar-ZcDSCdYvxa.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan dan penggelapan terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2010-2018 kategori II di Jakarta Timur dan Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menangkap pelaku yakni H alias HB yang mengaku mampu meloloskan targetnya jadi CPNS. Alhasil selama 8 tahun melakukan penipuan tersebut, total sudah 99 orang yang menjadi korban.

"Tersangka HB ditangkap pada hari Senin, tanggal 29 Juli 2019 sekira 15.00 WIB di rumah kontrakan di Jalan Jatiraya, Nomor 27 Pulogadung, Jakarta Timur," kata Argo di dalam keterangan resminya, Selasa (13/8/2019).

Argo mengungkapkan, saat beraksi, HB mengaku sebagai PNS yang memiliki akses dengan pejabat di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kemenpan RB dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meloloskan CPNS K2.

Tersangka kemudian membuat dokumen-dokumen palsu dengan mengatasnamakan BKN, Kemenpan RB dan Kemendikbud, serta membuat SK Penempatan Peserta CPNS K2.

Ilustrasi.

"Tersangka HB meminta uang Rp100 juta untuk penempatan di DKI Jakarta dan Rp70 juta untuk penempatan di luar DKI Jakarta," kata Argo.

Demi meyakinkan muslihatnya tersebut, pelaku juga menjanjikan akan mengembalikan seluruh uang jika peserta tidak lulus menjadi CPNS K2.

Argo menambahkan bahwa, informasi pelaku mampu meloloskan orang menjadi CPNS K2 tersebut beredar sehingga banyak yang mau ikut menjadi CPNS. Tercatat ada 99 orang yang sudah menjadi korbannya dan meraup uang miliaran rupiah.

"Jumlah seluruh uang yang sudah diterima oleh tersangka HB berdasarkan bukti berupa 128 lembar kwitansi senilai Rp 5,7 miliar," ungkapnya.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan/atau Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama 4 (empat) tahun penjara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini