nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Anjing Ditembak Senapan Angin, Polisi Buru Pelaku

Isty Maulidya, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 22:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 13 338 2091562 viral-anjing-ditembak-senapan-angin-polisi-buru-pelaku-HeEV9Q9wuN.jpg Ilustrasi Anjing (Foto: Okezone)

TANGERANG - Kasus kekerasan terhadap seekor anjing bernama Beedo di kawasan Citra Raya, Cikupa, Tangerang Banten, menjadi viral di media sosial. Bahkan anjing tersebut disebut ditebak hingga mati di hadapan anak-anak.

Unggahan pemilik akun @anstlucia yang menandai sejumlah akun media serta akun Kapolresta Tangerang, Sabilul Alif itu juga menjelaskan kronologis penembakan tersebut.

Penembakan tersebut bermula saat seorang ibu terjatuh dan suaminya mengira bahwa istrinya diserang anjing. Lalu, sang suami keluar membawa senapan angin dan langsung menembak Beedo.

"Yang nembak pakai senjata angin. Nembak ini anjing berkali-kali didepan anak-anak yang lagi main di situ. Anak-anak ini shock dan mereka nangis, trauma. Padahal bapak yang nembak ini punya anak" tulis Lucia dalam keterangan di akun instagramnya.

Anjing

Baca Juga: Viral Salat Idul Adha Bubar Gara-Gara Teriakan Sapi Lepas

Menanggapi kasus tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus tersebut. Terlebih lagi pelaku menggunakan senjata didepan anak-anak.

"Postingan itu menandai saya dan akun resmi polres. Kami tindak lanjuti. Akan dimintai keterangan pemilik akun dan pastinya akan mencari dan menindak tegas pelaku penembakan," ujar Sabilul di Mapolresta Tangerang, Selasa (13/8/2019).

Sabilul menegaskan, senapan angin hanya boleh dipergunakan untuk kepentingan olah raga. Sebagaimana tertulis dalam Peraturan Kepala Kepolisian RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga.

Sabilul kemudian menjelaskan dalam Pasal 4 ayat (3) peraturan itu, disebutkan pistol angin (air pistol) dan senapan angin (air rifle) digunakan untuk kepentingan olahraga menembak sasaran atau target.

"Bahkan untuk memiliki senapan angin, seseorang harus memenuhi beberapa persyaratan," ungkapnya.

Jika seseorang terbukti menyalahgunakan senapan angin, maka bisa dikenai Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini