Ada Sanksi bagi PNS yang Bolos Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi

Sarah Hutagaol, Okezone · Jum'at 16 Agustus 2019 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 16 338 2092718 ada-sanksi-bagi-pns-yang-bolos-upacara-17-agustus-di-pulau-reklamasi-EtBqmORLWq.jpg Ilustrasi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Khaidir akan memberikan sanki dan juga teguran kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) yang bolos upacara HUT RI ke-74 di Pantai Maju atau Pulau Reklamasi.

"Nah untuk yang bolos alias tanpa keterangan, keesokan harinya dihari kerja akan kami panggil untuk meminta klarifikasi. Jadi jenis sanksi pemanggilan dulu dan teguran," ujar Khaidir saat dikonfirmasi, Jumat (16/8/2019).

Ilustrasi PNS

Jika PNS absen pada upacara tersebut dikarenakan ada sesuatu hal yang penting, maka Khaidir mengimbau untuk memberikan surat izin secara resmi, dan melaporkannya terlebih dahulu ke bagian kepegawaian masing-masing.

"Cara melapornya bisa lewat WA, telepon, bahkan email. Sekarang zamannya sudah modern atau era digital, jadi teknologi dalam persoalan ini harus dimanfaatkan," tuturnya.

Sama halnya dengan yang sakit, Khadir pun mengingatkan PNS untuk mengirim surat izin resmi yang disertai dengan surat keterangan dari dokter.

Baca Juga: PNS DKI Wajib Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi

Lebih lanjut, Khaidir menjelaskan kalau kewajiban para ASN/PNS untuk mengikuti upacara tersebut berdasarkan instruksi yang dikeluarkan oleh Gubernur Anies Baswedan dalam Intruksi Gubernur (Ingub) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Upacara Pengibaran Bendera Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke-74.

"Jadi di mana pun tempatnya berada mereka wajib mengikuti acara itu. Selain melaksanakan tugas-tugasnya dalam melayani masyarakat, mereka harus mengikuti upacara nasional karena bagian dari tugas juga," kata Khaidir.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini