nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelecehan Seksual di KRL Menyasar Anak-Anak, KPAI: Tak Bisa Ditolerir!

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 14:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 16 338 2092777 pelecehan-seksual-di-krl-menyasar-anak-anak-kpai-tak-bisa-ditolerir-FbJua8PaBK.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta manajemen PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) mengevaluasi diri setelah terjadi pelecehan seksual di atas KRL jurusan Cikarang - Jakarta Kota di Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Ketua KPAI Susanto mengatakan aksi bejat predator seksual itu bukan pertama kali terjadi di layanan transportasi publik yang disebut-sebut menjadi solusi mengatasi kemacetan di ibukota. Apalagi kini, korbannya merupakan anak di bawah umur.

"Kasus pelecehan seksual di layanan transportasi publik bukan kali pertama. Ini harus menjadi evaluasi bagi manajemen KRL agar potensi kerentanan anak menjadi korban pelecehan bisa dicegah," katanya kepada Okezone, Jumat (16/8/2019).

Baca Juga: Petugas Kereta Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Jurusan Cikarang-Kota

Menurut Susanto, aksi pelaku yang diketahui bernama Hengki itu tidak bisa ditolelir. Meski pelaku telah diserahkan ke polisi, pihak PT KCI tetap harus memberikan jaminan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

"Ini tak bisa ditoleransi. Polisi menangkap pelaku sudah tepat. Kami meminta proses hukum terus berjalan dengan baik. Apalagi korbannya masih usia anak," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan Hengki bakal dijerat dengan Pasal 290 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Ilustrasi

Argo membeberkan Hengki melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur yang membuat korban berteriak sehingga menjadi perhatian pengguna kereta.

"Berawal dari tersangka naik gerbong KRL di Stasiun Manggarai, kemudian ada korban di bawah umur naik KRL tersebut. Lalu, tersangka dengan tangan kiri memegang area sensitif korban, sampai tersangka mengaku merasa puas," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini