nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peredaran Narkoba di Kampus & Sekolah Dibongkar, 5 Kg Ganja Diamankan

Hambali, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 20:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 16 338 2093001 peredaran-narkoba-di-kampus-sekolah-dibongkar-5-kg-ganja-diamankan-gUBBokFbtb.jpg Polisi membongkar peredaran narkoba di sekolah dan kampus (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Sebanyak 7 pelaku pengedar narkoba berhasil ditangkap polisi dari berbagai lokasi. Barang bukti yang diamankan berupa ganja seberat 5,129 Kg dan sabu seberat 424,05 gram.

Para pelaku adalah berinisial A (34) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas. Dari tangannya, petugas menyita 3 bungkus klip plastik bening berisi 297,1 gram sabu.

Lalu berikutnya AR (28) dan AF (34), polisi mengamankan satu karung ganja seberat sekira 3,1 kilo dan sabu seberat 0,76 gram dari kedua pria yang berstatus pengangguran dan buruh lepas itu.

Selanjutnya, petugas kembali mengamankan 2 pengedar berinisial AH (32) dan SH (29). 8 bungkus plastik klip bening berisi sabu disita, berat brutonya mencapai 29.07 gram. Selain itu, polisi menyita pula 65, 60 gram ganja siap edar.

Polisi tangkap 7 bandar narkoba di Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)

Kemudian pengedar lainnya yang dibekuk petugas adalah MNF (24), dia disergap saat berada di depan SMA 38, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Barang bukti yang diamankan berupa 2 paket plastik lakban warna cokelat, berisi ganja seberat sekira 1,8 kilo.

Satu pelaku terakhir berinisial DS (32), dia ditangkap di Jalan Beringin Raya, Perumnas 1, Karawaci, Kota Tangerang. Barang bukti yang disita darinya berupa 4 bungkus plastik klip bening berisi sabu dengan berat brutto 96,62 gram, serta 1 bungkus rokok berisi paket sabu dengan berat bruto 0,55 gram.

"Target peredarannya itu mahasiswa di kampus-kampus, dan sekolah juga ada di kawasan Ciputat dan Jakarta Selatan. Tapi akhirnya hal ini bisa kita ungkap," kata Kompol Arman, Wakapolres Tangsel kepada wartawan, Jumat (16/8/2019).

Dilanjutkan Arman, ketujuh bandar narkotika itu ditangkap petugas Satnarkoba Polres Tangsel, Polsek Ciputat dan Polsek Curug. Lokasi penangkapan berbeda beda, yakni di wilayah Neglasari, Sawangan, Pesanggarahan, Tebet, dan Karawaci.

"Masih dikembangkan. Tentunya mereka semua pengedar, karena barang buktinya di atas 5 gram semua. Dari pengakuannya, sudah satu tahun terakhir mengedarkan narkoba," ucapnya.

Salah satu tersangka berinisial A, rupanya merupakan pemain lama. Dia diketahui merupakan residivis kasus narkotika jenis sabu yang ditangkap pada tahun 2013. A sendiri mengaku, sabu diperoleh dari rekannya yang merupakan narapidana di Tangerang.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Tangsel, Iptu Edy Suprayitno menerangkan, peredaran narkotika di wilayah Tangsel terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"Kalau peredarannya terus meningkat tidak mengenal usia dan kalangan. Trennya terus meningkat setiap tahunnya karena Tangsel merupakan jalur perlintasan peredaran sabu dan ganja yang sangat potensial," ungkapnya.

Pihak kepolisian sendiri mengklaim telah menyelamatkan sekira 27 ribu orang atas pengungkapan kasus sabu dan ganja ini.

Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), Pasal 111 ayat (2), Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini