nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggaran Formula E Tembus Rp1,6 Triliun, DPRD Minta Pemprov DKI Cari Sponsor

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 08:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 18 338 2093406 anggaran-formula-e-tembus-rp1-6-triliun-dprd-minta-pemprov-dki-cari-sponsor-C6tY2f3xor.jpg Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. (Ist)

JAKARTA – Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono meminta kepada Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) DKI Jakarta untuk mencari sponsor atau pihak ketiga yang bertujuan membantu alokasi anggaran dalam menyelenggarakan perhelatan Formula E. Sebab, dirinya tak setuju bila uang Rp1,6 triliun hanya untuk penyelenggaraan balapan mobil tersebut.

“Yang pasti enggak mungkin semua dibebankan kepada APBD. Caranya, ya cari pihak ketiga untuk bisa bekerjasama dengan Pemprov,” kata Gembong kepada Okezone, Minggu (18/8/2019).

Ia mengaku mendukung adanya balapan mobil berskala internasional itu, tapi apabila sepenuhnya mengandalkan APBD DKI, dirinya akan menolak. Sebab, tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak keperluan lain yang lebih penting dan membutuhkan biaya banyak untuk mensejahterakan masyarakat.

“Bukan berarti Formula E tidak penting, tapi kan masih ada yang lain. Harus ada keseimbangan pengalokasian anggaran agar ada keselarasan untuk pembangunan lainnya,” ujarnya.

Formula E (Twitter)

Gembong menyatakan bakal mencari tahu lebih detail penggunaan anggaran yang diajukan dari Dispora dalam Formula E tersebut. Kata dia, dana pengajuan itu belum final dan masih bisa diutak-utik saat rapat badan anggaran (Banggar) DPRD nanti.

“Soal besaran anggaran masih pembahasan, belum final itu. Tergantung dalam dinamika di banggar nanti. Tetapi saya sepakat bahwa untuk pembiayaan tidak mungkin dibebankan kepada APBD,” kata Gembong.


Baca Juga : Wakil Ketua DPRD DKI Komentari Pengajuan Dana Formula E yang Capai Rp1,6 Triliun

Sekadar diketahui, rincian pengajuan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk Formula E sebagai berikut;

• Rp360 miliar diajukan oleh Pemprov DKI yang masuk ke dalam rancangan APBD-P 2019.

• Rp934 miliar diajukan kembali oleh Pemprov dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Rancangan APBD tahun 2020.

• Rp600 juta untuk biaya sosialisasi.

• Rp305,2 miliar diajukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).


Baca Juga :  Dari Rp305,2 M, Jakpro Ajukan Rp25 M untuk Biaya Tak Terduga Balapan Formula E

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini