nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peduli Sungai Cileungsi, Anggota Dewan Gelar Upacara di Pinggir Kali

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 18 338 2093526 peduli-sungai-cileungsi-anggota-dewan-gelar-upacara-di-pinggir-kali-25RIar6vpG.jpg Upacara digelar di pinggir Sungai Cileungsi (Foto: Istimewa)

BOGOR - Berbagai kalangan dari komunitas peduli lingkungan, DPRD Kabupaten Bogor, serta masyarakat terus berupaya secara maksimal untuk membuat sungai Cileungsi kembali bersih. Termasuk sosialisasi kepada para pengusaha yang mencemari sungai.

Penegakan hukum pun sudah didorong berbagai pihak agar bisa memberi efek jera kepada para pelanggar lingkungan hidup dengan menjatuhkan sanksi berat.

"Namun semua tidak seperti yang kita harapkan. Pencemaran sungai Cileungsi semakin menjadi-jadi," ujar Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Eko Syaiful Rahman, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74, berlokasi di tepi sungai Cileungsi yang tercemar di bawah Jembatan Cikuda, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor (Jawa Barat), Minggu pagi (18/8/2019).

Upacara bendera ini digelar Relawan Bela Alam (RBA) Kodim 0621/Kabupaten Bogor, diikuti pembacaan "Ikrar Memerdekakan Sungai".

Upacara di pinggir Sungai Cileungsi (Foto: Istimewa)

Sulitnya menjernihkan sungai Cileungsi dari pencemaran berat serta menegakkan hukum, Eko Syaiful pun akhirnya menyarahkan hal tersebut pada Sang Pencipta.

"Kita serahkan semua masalah sungai Cileungsi kepada penciptanya Allah SWT. Biarkan Dia Yang Maha Adil memberikan hukuman kepada para pencemar dan pembuang limbah ke sungai Cileungsi dengan seadil-adilnya," kata Eko.

Sementara, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman mengatakan kegiatan ini sepenuhnya didukung KP2C karena sangat strategis. Ini karena bisa menjadi momentum bagi pemerintah kabupaten dan instansi terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk bertindak lebih tegas dan keras terhadap pelaku pencemaran sungai Cileungsi.

Sementara Pengurus RBA Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Wawan Ramdani, berharap semua elemen masyarakat bisa menjaga agar sungai Cileungsi betul-betul kembali bersih sehingga bisa menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat dan makhluk hidup lainnya.

"Kami mendukung penindakan yang setegas-tegasnya kepada para pihak yang melakukan pencemaran di sungai Cileungsi dengan tindakan hukum yang maksimal," kata Wawan Ramdani.

Sungai Cileungsi yang merupakan hulu kali Bekasi digunakan sebagai bahan baku air PAM Kota Bekasi. Ironisnya, sungai ini kerap tercemar. Ditandai dengan air sungai yang menghitam dan memunculkan bau menyengat, khususnya di musim kemarau. Namun, di musim basah, sungai ini menimbulkan banjir.

Untuk itu, RBA yang merupakan komunitas binaan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, tahun ini memusatkan peringatan HUT RI di tepi sungai Cileungsi, diwarnai oleh hitamnya air sungai yang tercemar.

Pelaksana upacara sepenuhnya dilakukan anggota RBA Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Komunitas ini merupakan gabungan beberapa elemen masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan kelestarian alam.

Upacara di pinggir Sungai Cileungsi (Foto: Istimewa)

Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari acara susur sungai yang telah dilaksanakan pada akhir bulan lalu. Hasil susur sungai sudah diserahkan ke Bupati Bogor saat acara boling di Kecamatan Gunungputri.

Pada saat upacara juga dibacakan Ikrar Memerdekakan Sungai, yang bunyinya:

1. Memerdekakan sungai dari pencemaran atau polusi.

2. Menjalankan hak hak sungai untuk dijaga, dirawat dan dipelihara.

3. Mengusahakan dengan segenap jiwa dan raga agar Sungai kita Bersih, Asri dan Harum.

Setelah dibacakan, spanduk ikrar diteken oleh seluruh elemen yang hadir. "Kita jaga alam. Alam jaga kita".

1
2

Berita Terkait

HUT Ke-74 RI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini