nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sekelompok Orang Berseragam Brimob di Bogor Keroyok Warga yang Tengah Agustusan

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 19:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 18 338 2093557 sekelompok-orang-berseragam-brimob-di-bogor-keroyok-warga-yang-tengah-agustusan-zWWme9GJ1Q.jpg Agus hanya bisa menahan sakit usai dikeroyok oknum brimob (Foto: Putra/Okezone)

BOGOR - Lima warga Vila Citra Bantarjati, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mengalami luka-luka usai diserang oleh sekelompok pria yang diduga oknum anggota Brimob.

Menurut salah satu korban, Agus Sulaiman (41) mengatakan peristiwa tersebut berawal saat empat pemuda menabrak mobil warga yang sedang terparkir sekira pukul 05.00 WIB pada Sabtu 17 Agustus 2019.

"Awalnya ada mobil isinya empat orang pemuda gitu. Dia nabrak mobil yang lagi diparkir juga hampir nabrak warga, kaya yang lagi mabuk. Akhirnya diamanin warga diminta pertanggungjawaban," kata Agus, saat ditemui Okezone, Minggu (18/8/2019).

Hingga menjelang siang, keempat pemuda itu masih enggan bertanggungjawab atas peristiwa tersebut. Kemudian, salah satu pemuda meminta bantuan seseorang yang diduga oknum anggota Brimob.

Penganiayaan Oknum Brimob

"Diantara mereka itu ada yang bilang anaknya anggota, terus dia lapor ke orangtuanya kalau digebukin warga padahal enggak begitu cuma dijambak lah. Enggak lama dateng puluhan orang bawa motor pakai seragam hitam-hitam," jelas Agus.

Lalu, sekelompok orang diduga Brimob itu terlibat cekcok dengan warga hingga berujung penganiayaan. Lima warga mengalami luka-luka di bagian wajah dan badannya karena dipukul hingga ditendang.

"Kalau korban semua ada lima orang ya termasuk saya, ditendang pake sepatu, terus dipukul. Ada juga yang bawa double stik gitu ini kepala saya kena benjol. Korban yang paling parah itu ada kakak saya dia di pelipisnya sampai dijahit," bebernya.

Kejadian itu membuat warga yang tengah menggelar perlombaan memperingati HUT Kemerdekaan ke-74 RI berhamburan. Warga yang berusaha merekam penganiayaan mendapat intimidasi dari mereka.

"Ada yang foto langsung dibentak terus dihapus potonya. Padahal disitu sudah ada anggota kepolisian tapi yang enggak bisa ngelerai karena mereka banyak ya. Saya juga pasrah aja jadi samsak," tambah Agus.

Saat ini, Agus yang juga sebagai Ketua RT itu hanya bisa menahan sakit di rumahnya karena luka penganiayaan. Ia berharap ada pertanggungjawaban pihak terkait atas kejadian yang menimpanya.

"Soal kerusakan mobil sudah diselesaikan tapi yang penganiayaan ini belum ada, saya berobat kemarin sendiri. Sudah ada sih keluarga dari salah satu pemuda itu datang ke rumah minta maaf tapi ya saya pengen ada tanggungjawab lah," harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Niko N. Adi Putra yang dimintai konfirmasi oleh Okezone terkait kejadian penganiayaan tersebut melalui pesan whatsapp masih belum merespon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini