nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Papua Gelar Aksi Damai di Depan UIN Jakarta, Lalin Macet

Hambali, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 338 2094365 mahasiswa-papua-gelar-aksi-damai-di-depan-uin-jakarta-lalin-macet-vJVvlWBQfI.jpg Mahasiswa Papua gelar aksi damai di depan UIN Jakarta (Foto: Hambali)

TANGSEL - Sekelompok mahasiswa asal Papua menggelar aksi solidaritas di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (20/8/2019). Para pedemo menamakan dirinya "Solidaritas Aliansi Mahasiswa Timur Melanesia".

Beberapa mahasiswa nampak mengenakan topeng dan menenteng bendera merah putih. Sebagian lain, memegangi spanduk berisi tuntutan dan aspirasi.

Aksi itu diklaim sebagai aksi damai yang merupakan reaksi atas peristiwa berbau rasis di asrama mahasiswa Papua Surabaya, beberapa hari kemarin. Di mana, ada kata-kata makian berbau rasis dari oknum di luar gerbang asrama Papua di kota tersebut.

Baca Juga: Bantah Pulangkan Mahasiswa Papua, Wakil Wali Kota Malang Siap Dipanggil Mendagri 

Meski dilakukan dengan jumlah massa terbatas, namun aksi demonstrasi mahasiswa asal Papua di depan UIN Jakarta ini menyedot perhatian pengendara dan warga sekitar untuk menyaksikannya dari sisi jalan.

 Mahasiswa gelar aksi damai depan UIN Jakarta

Kerumunan massa pedemo yang menjorok ke badan jalan, membuat arus lalu lintas tersendat. Bahkan, pantauan di lokasi menunjukkan, kemacetan cukup panjang terjadi imbas dari aksi para mahasiswa.

"Kita sebagai suatu bangsa yang terdiri dari berbagai etnis dan suku, sehingga tak pantas sesama anak bangsa melecehkan dengan kata-kata rasis. Indonesia ini telah merdeka 74 tahun lamanya, kemerdekaan itu milik semua anak bangsa dari Aceh hingga Papua," ujar Rahmat, salah satu orator massa pedemo.

Diketahui, massa pedemo berasal dari beberapa kampus yang ada di wilayah Kota Tangsel. Di antaranya, UIN Jakarta, Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Pamulang (Unpam). Mereka memprotes dugaan persekusi kepada para mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang.

"Kita ini semua satu Indonesia, Indonesia tanpa Papua bukanlah apa-apa, begitupun Papua tanpa Indonesia bukan apa-apa. Kami menuntut agar hal itu tak terulang lagi. NKRI harga mati !!" seru orator lainnya.

Baca Juga: Fadli Zon Minta Polri Usut Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya 

Mahasiswa gelar aksi damai depan UIN Jakarta

Koordinator massa aksi, Fajar Chuan, menegaskan, aparat Polri dan TNI harus memposisikan rakyat Papua layaknya masyarakat daerah lain di Indonesia tanpa diskriminatif. Adanya kesenjangan itulah, menurut Fajar, yang meletupkan konflik di daerah Papua maupun di daerah-daerah lainnya.

"Masyarakat Papua itu harus diperlakukan sama. Para founding fathers telah menyatukan kita semua sebagai bangsa yang satu. Mungkin warna kulit kita berbeda, rambut kita berbeda, tapi kita ada di bawah bendera Merah Putih, itu yang menyatukan kita semua," ujarnya.

Guna menjaga ketertiban, puluhan personel kepolisian, dibantu TNI berada di sekitar lokasi. Para petugas terlihat hanya memantau massa pedemo dan mengatur arus lalu lintas di depan kampus UIN Jakarta.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini