nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ridwan Kamil Sebut Wacana Bogor Raya Belum Mendesak

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 16:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 22 338 2095300 ridwan-kamil-sebut-wacana-bogor-raya-belum-mendesak-ILwgqWyQUb.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Okezone)

BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai usulan pembentukan Provinsi Bogor Raya oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bukan kebutuhan yang mendesak. Menurutnya, pemekaran wilayah di tingkat dua lah yang harus didahulukan pemerintah.

"Sudah saya sampaikan urgensi pemekaran itu ada di tingkat dua (kota/kabupaten)," kata Ridwan Kamil, saat ditemui di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).

Pria yang akrab disapa Emil itu pun mencontohkan perbandingan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Jawa Barat dengan Jawa Timur yang mencapai selisih Rp 15 triliun.

Baca Juga: Bappenas: Pembentukan Provinsi Bogor Raya Tidak Efektif

Hal tersebut disebabkan oleh perbandingan jumlah tingkat dua dimana Jawa Barat memiliki sebanyak 27 daerah sedangkan Jawa Timur 38 daerah.

"Kalau pemekaran di tingkat dua banyak DAU dari pusat banyak, Jawa Timur dan Jawa Barat DAU-nya bisa beda Rp 15 triliun karena di sana 38 dan di kita 27, padahal penduduk kita lebih banyak," ungkap Emil.

Ridwan Kamil

Oleh karena itu, wacana yang digulirkan oleh Bima Arya belum suatu kebutuhan yang mendesak. Yang terpenting, memekarkan daerah tingkat dua agar pelayanan publik juga lebih dekat dan merata.

"Jadi tidak urgensi, urgensinya perbanyak daerah tingkat dua dan desa-desa dimekarkan. Sehingga pelayanan publik lebih dekat," tutup Emil.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini