nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Singgung Trah Ratu Atut-Airin, Gerindra : Semua Calon Berpeluang di Pilkada Tangsel

Hambali, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 10:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 23 338 2095584 singgung-trah-ratu-atut-airin-gerindra-semua-calon-berpeluang-di-pilkada-tangsel-ZtHseADPtB.jpeg Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany (kiri). (Foto : Heru Haryono/Okezone)

TANGERANG SELATAN – Sejumlah figur yang berasal dari trah Ratu Atut-Airin mulai intens meramaikan pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2020.

Meski belum ada pernyataan resmi siap maju, beberapa nama di antaranya mulai "mencuri" panggung dengan memasang baliho ataupun spanduk ucapan di sudut-sudut Kota Tangsel.

Nama-nama dari trah Atut dan Airin yang kini disebut bakal meramaikan Pilkada Tangsel adalah Andiara Aprilia Hikmat, putri kedua dari Ratu Atut Chosiyah. Lalu Adde Rosi Khoerunnisa, istri Andika Hazrumy yang tak lain putra pertama Ratu Atut.

Berikutnya, Aldrin Ramadian, adik dari Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Airin adalah istri Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, adik Ratu Atut. Ketiga figur itu disebut sebagai representasi trah Rawu yang bakal meramaikan Pilkada Tangsel.

Menanggapi kemunculan nama-nama itu, DPC Partai Gerindra Kota Tangsel secara datar menanggapi. Dikatakan, jika istilah trah dinasti sudah berakhir seiring dengan kondisi masyarakat yang bertambah modern, majemuk, dan heterogen.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (Foto: Dok Okezone)

"Masyarakat Tangsel ini heterogen. Masalah kemudian Ibu Airin bisa terpilih 2 periode itu saya pikir karena masyarakat bisa menerima beliau, terlepas dari embel-embel dinasti. Menurut pengamatan saya, tidak terlalu berpengaruh dinasti atau tidak dinasti di Tangsel, semua memiliki peluang yang sama," kata Sekretaris Partai Gerindra Kota Tangsel, Yudi Budi Wibowo, kepada Okezone, Jumat (23/8/2019).

Ia melanjutkan, Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019 bisa menjadi tolak ukur perubahan tradisi lama, ada partai-partai lama yang tersingkir tak mendapat kursi legislatif. Sebaliknya, ada partai baru yang justru memeroleh beberapa kursi sekaligus.

"Bisa kita lihat hasil di Pileg dan Pilpres kemarin. Ada partai baru yang menohok, ada partai lama yang menghilang. Seperti saya bilang, bahwa masyarakat Tansel ini heterogen dan dinamis," tuturnya.

Dengan begitu, menurut Yudi, kontestasi Pilkada Kota Tangsel pada 2020 nanti semakin kompetitif lantaran semua calon yang muncul bakal berangkat dari dasar. Hal itu berbeda dari Pilkada 2015 sebelumnya. Saat itu, Airin berstatus petahana.

"Tentunya kan kami juga sudah menyiapkan strategi dan taktik secara internal partai. Terus kemudian calon-calon yang muncul juga kan mau menyiapkan strategi dan taktik. Masalah kemudian perimbangan kekuatan dan lain-lain kan belum bisa kita ukur semua. Toh pun misalnya, ketika trah (Rawu) mengikuti Pilkada lagi juga belum bisa kita ukur semua kekuatannya, masih nol-nol semua ini," tuturnya.

Siti Nur Azizah, putri KH Ma'ruf Amin, maju di Pilwalkot Tangsel 2020. (Foto Hambali Okezone)

Baca Juga : Peluang Putri Ma'ruf Amin Menangkan Pilwalkot Tangsel Dinilai Cukup Besar

Berikut adalah beberapa nama yang dikabarkan berniat maju di Pilkada Kota Tangsel 2020 :

Siti Nur Azizah, putri KH Ma'ruf Amin;

Nur Asia Uno, istri Sandiaga Uno;

Benyamin Davnie kini menjabat Wakil Wali Kota;

Muhamad selaku Sekda;

Tomi Patria Lurah Cipayung;

Siti Khodijah politisi PKS;

Ade Irawan mantan aktivis ICW;

Suhendar Akademisi Unpam.


Baca Juga : Trah Airin Disebut Tak Mau Kehilangan "Cengkraman" di Tangerang Selatan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini