nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menilik Sejarah Bekasi dan Depok yang Diwacanakan Bakal Gabung ke Jakarta

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 07:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 25 338 2096286 menilik-sejarah-bekasi-dan-depok-yang-diwacanakan-bakal-gabung-ke-jakarta-IO0T37u9rB.jpg Tugu Dirgantara di Kawasan Pancoran, salah Satu Ikon Kota Jakarta (foto: Okezone)

JAKARTA - Wacana bergabungnya Bekasi dan Depok ke dalam Provinsi Jakarta menuai pro dan kontra dari sejumlah pihak beberapa waktu belakangan ini. Bekasi dan Depok mempunyai sejarah masing-masing hingga bisa berdiri menjadi kota sendiri. Bagaimana sejarah kedua kota tersebut?

Menurut Sejarawan Asvi Warman Adam, Kota Bekasi (tidak termasuk Kabupaten Bekasi) dahulunya merupakan bagian dari Jakarta. Oleh karenanya, dia sepakat jika Kota Bekasi bergabung dengan Jakarta.

Baca Juga: Pro-Kontra Wacana Kota Bekasi Gabung Jakarta 

"Kota Bekasi (bukan Kabupaten Bekasi) dulu termasuk Jakarta. Oleh sebab itu bagus bila Kota Bekasi masuk Jakarta. Mungkin bisa disebut Jakarta Tenggara," kata Asvi kepada Okezone, Sabtu (24/8/2019).

Berdasarkan hasil penelusuran, Kota Bekasi pada era Kerajaan Tarumanegara‎ memiliki nama bagasasi yang artinya sama dengan candrabaga yakni, nama sungai yang melintasi kota ini. Kota Bekasi merupakan bagian dari megapolitan Jabodetabek.

Bekasi sendiri baru dimekarkan menjadi Kota Administratif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 1981 dengan memiliki empat kecamatan.

Kota Administratif Bekasi diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada 20 April 1982. Wali Kota pert‎ama saat itu yakni, H Soedjono. Tak lama, Kota Bekasi menjadi kota administratif yang berkembang pesat.

Sementara Depok, kata Asvi, merupakan tanah partikelir atau tanah yang dimiliki orang-orang swasta Belanda dan orang-orang pribumi yang mendapat hadiah tanah karena dianggap berjasa kepada Belanda.

Namun kemudian, sambung Asvi, tanah partikelir tersebut berubah menjadi‎ mejadi bagian dari Kecamatan Bogor setelah Indonesia merdeka.

Baca Juga: Untung Rugi jika Bekasi Masuk Provinsi DKI Jakarta 

Jika ditilik dari sejarahnya, tekan Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik (LIPI) ini, Depok lebih bisa masuk ke dalam rencana pemekaran Provinsi Bogor Raya bukan Jakarta.

"Depok itu dulu tanah partikelir. Setelah Indonesia merdeka, Depok merupakan Kecamatan Bogor. Sebab itu, Depok itu bisa bergabung dengan rencana Provinsi Bogor Raya," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini