nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PDIP Dukung Jokowi Kembangkan Energi Ramah Lingkungan Tekan Polusi Jakarta

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 13:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 25 338 2096356 pdip-dukung-jokowi-kembangkan-energi-ramah-lingkungan-tekan-polusi-jakarta-ttWSWAHHrD.jpg Kabut asap polusi di Jakarta (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta masuk kategori tidak sehat. Hal itu berdasarkan pengamatan AirVisual, sebuah aplikasi pemantau polusi udara. Ya, DKI Jakarta berdasarkan pantauan AirVisual kerap jadi kota paling berpolusi di dunia.

Berdasarkan data AirVisual, Air Quality Index (AQI) DKI Jakarta rata-rata berada pada angka 156 atau masuk kategori tidak sehat (unhealthy). Pemprov DKI Jakarta hingga kini terus berupaya menekan angka polusi Ibu Kota yang tentunya bisa berbahaya bagi kesehatan.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Ronny Talapessy menyebut, kualitas udara harus jadi perhatian bersama. Terlebih, buruknya kualitas udara ini mulai menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

"Kualitas udara yang buruk bisa menyebabkan gangguan mental dan saluran pernapasan," kata Ronny di Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Baca juga: Polusi Udara Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Segera Lakukan Hujan Buatan

Polusi Asap di Jakarta

Baca juga: Puluhan Cerobong Asap Pabrik Cemari Udara Jakarta, DPRD DKI: Pengawasan Dinas LH Lemah

Meski belum ada studi resmi soal penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta, Ronny menyarankan pemerintah mempercepat penggunaan energi yang ramah lingkungan untuk mengurangi kualitas udara yang buruk. Dia mencatat, Jakarta setidaknya dikelilingi oleh 10 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

PLTU lanjut Ronny, lazimnya menggunakan batu bara sebagai bahan bakar. Seperti diketahui bahwa batu bara ialah sumber energi yang tidak ramah lingkungan.

"Eropa sudah melarang penggunaan batu bara untuk PLTU. Jerman sekitar 2021 atau 2022 sudah tak lagi pakai PLTU. Itu sebabnya, saya mendukung pernyataan Presiden Jokowi untuk mempercepat hilirisasi batu bara yang disebut sebagai gasifikasi. Selain bernilai tambah, juga menjadi energi ramah lingkungan," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menekankan bahwa pemerintah sedang fokus membangun hilirisasi industri guna mengurangi impor energi. Tak hanya itu, pemerintah juga gencar mendorong pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor energi.

Seolah tak ingin ketinggalan, Pemprov DKI pun telah merancang sejumlah langkah untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Adapun langkah tersebut tertera dalam Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Salah satunya dengan menerapkan aturan ganjil-genap bagi kendaraan roda empat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini