nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok Dianiaya Sopir Angkot

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 21:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 25 338 2096470 mantan-kapolsek-pancoran-mas-depok-dianiaya-sopir-angkot-cF7ZXOdZmd.jpg Ilustrasi Penganiayaan (Dok. Okezone)

DEPOK - Serorang anggota Polri Kompol Nadadap mengalami penganiayaan yang dilakukan sopir angkot T 19 jurusan Depok-Pasar Rebo di Depan Apartemen Taman Melati Jalan Margonda Raya Kota Depok, sekira 00.10 WIB, Sabtu 24 Agustus 2019.

Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok ini pun mengalami luka di mulut akibat dibenturkan dengan kepala pelaku, selain itu pelaku bahkan hendak menusuk korban dengan gunting.

"Ya benar kejadian tersebut masih kami tangani," kata Kepala Urusuan Humas Polresta Depok, Ipda Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (25/8/2019).

Ilustrasi

Kompol Nadadap saat ini bertugas sebagai Kanit IV Kamneg Dit Intelkam Polda Metro Jaya mendapatkan penganiayaan itu, lantaran pelaku sopir T 19 kesal dengan korban yang memotong laju kendaraanya.

"Menggunakan kendaraan Suzuki Ertiga warna Putih Kompol Nadadap dari rumahnya Depok menuju Pasar Minggu karena tugas kantor di Koja, Jakut. Dalam perjalanan setelah melewati TL Margonda - Juanda Nadadap semula berada pada jalur kanan mengambil ke jalur kiri secara perlahan, dikarenakan jalur kanan dimasuki oleh kendaraan yang datang dari jalan Ir H. Juanda," tuturnya.

Baca Juga: Dinas Kehutanan DKI Tegaskan Tak Ada Pelanggaran pada Instalasi Gabion

Akan tetapi, dari arah bersamaan angkot T19 yang melintas merasa terhalang kendaraaan Nadadap dan kendaraan lain. Merasa emosi sopir angkot tersebut berulang kali memepet kendaraan Nadadap, keduanya berhentikan kendaraan dan Kompol Nanadap menanyakan SIM karena dia srorang anggota polisi.

"Kamu punya SIM tidak? Saya Polisi" kata Kompol Nadadap kepada Sopir angkot T19. Lalu Sopir tersebut mengatakan "ngaku-ngaku polisi lagi" dan langsung menyundulkan bagian kepalanya ke bagian wajah Nadadap hingga mengakibatkan luka dan berdarah pada bagian bibir," imbunya.

Dalam kondisi yang agak pusing di bagian kepala akibat sundulan tersebut korban mengatakan "Kalau ada masalah kita bicara baik-baik" namun pelaku terus memukuli sehinggai korban memeluk pelaku.

Namun justru pelaku mengambil gunting dari saku belakang beruntung bisa dilerai masyarakat. Kompol Nadadap kabur dan melaporkan ke Polresta Depok.

"Korban menjauh dari pelaku sambil berlari hingga terjatuh dan keseleo pada pergelangan kaki kanannya. Saat ini perkara tersebut ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Depok sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/1847/K/VII/2019/PMJ/Resta Depok, tanggal 24 Agustus 2019 dalam perkara Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP dengan BB yang sudah ada VER dari RS Mitra keluarga Depok," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Penganiayaan polisi

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini