nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditolak Ambulans, Keluarga Husein Kecewa Pelayanan Mobil Jenazah Pemkot Tangerang

Isty Maulidya, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 22:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 25 338 2096474 ditolak-ambulans-keluarga-husein-kecewa-pelayanan-mobil-jenazah-pemkot-tangerang-L0mo9fZb26.jpg Ilustrasi mayat (Shutterstock)

TANGERANG – Keluarga almarhum Muhammad Husein (8) kecewa terhadap fasilitas mobil jenazah gratis yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Pasalnya, pihak keluarga Husein kesulitan menghubungi layanan mobil jenazah milik Pemkot melalui nomor telepon 112, setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantarkan jenazah bocah itu menggunakan ambulans.

Paman korban, Supriyadi menuturkan, saat tiba di Puskesmas Cikokol, pada Jumat 23 Agustus 2019, jasad keponakannya itu sedang ditangani petugas. Supriyadi kemudian meminta pihak Puskesmas Cikokol untuk bisa mengantar jenazah Husein ke rumah duka.

Namun, petugas tak dapat mengantar jenazah Husein dengan ambulans di puskesmas karena mobil itu khusus untuk pasien dalam keadaaan gawat darurat.

"Waktu saya minta antar petugasnya bilang mobil yang ada tidak dapat mengantar jenazah dan (ambulans-red) hanya dapat digunakan untuk kegawatdaruratan serta merujuk," ucapnya, di rumah duka, Kampung kelapa, Kelurahan Kelapa Indah Kecamatan Tangerang, Minggu (25/8/2019).

Setelah itu, Supriyadi meminta bantuan untuk menghubungi layanan mobil jenazah Pemkot Tangerang. Namun, berulang kali mencoba, panggilan tersebut tidak dapat tersambung.

"Pertama dijawab. Kemudian putus, mungkin sinyalnya jelek. Saya coba lagi beberapa kali dan tidak ada respons, di situ saya bingung," kata dia.

Paman gotong jenazah keponakannya setelah pihak Puskesmas Cikokol menolak mengantarkan menggunakan ambulans. (Youtube/Tangerang Keren)

Karena merasa hari sudah semakin sore, Supriyadi akhirnya menggendong jasad Husein untuk dibawa ke rumah duka agar bisa segera dikebumikan.

"Saya cuma kepikiran ini sudah sore, ponakan saya harus segera dikebumikan. Saya sudah dua jam di puskesmas, tapi tidak ada ambulans jadi saya bawa sendiri jenazahnya," ujarnya.

Atas kejadian ini Supriyadi mengaku kecewa pada pelayanan yang disediakan Pemkot Tangerang, terlebih pada pelayanan darurat seperti mobil jenazah dan ambulans.

"Saya paham kondisi dia (petugas ambulans-red) makanya saya bawa sendiri jenazah Husein. Di Puskesmas juga ponakan saya sudah dibantu dengan dimandikan dan dibersihkan saya berterima kasih," ucapnya.

Supriyadi berharap ke depannya Pemkot Tangerang dapat meningkatkan pelayanan publik, terutama di puskesmas. Apalagi puskesmas kerap kali menjadi fasilitas yang paling pertama dituju oleh masyarakat dalam keadaan darurat.


Baca Juga : Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

"Semoga dengan adanya kejadian ini ke depannya puskesmas menambah fasilitas seperti mobil jenazah. Karena mau gimanapun orang yang sudah meninggal harus segera dikebumikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Puskesmas Cikokol Tangerang menolak mengantar jasad Husein menggunakan mobil ambulans. Hal tersebut dikarenakan adanya standar operasi prosedur (SOP) yang memisahkan antara mobil ambulans untuk pasien dan mobil jenazah. Husein sendiri merupakan salah satu dari korban yang tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat, 23 Agustus 2019.


Baca Juga : Jenazah Korban Tenggelam Digendong hingga Rumah Duka, Ini Kata Dinkes Tangerang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini