nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Poin Penting yang Harus Diperhatikan Jika Bekasi & Depok Gabung ke Jakarta

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 06:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 26 338 2096522 3-poin-penting-yang-harus-diperhatikan-jika-bekasi-depok-gabung-ke-jakarta-wfNMaX7dDi.jpg Gembong Warsono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan pihaknya setuju ihwal wacana rencana bergabungnya Bekasi dan Depok ke dalam Provonsi DKI Jakarta.

“Kalau kami dari fraksi PDIP pada prinsipnya setuju, ada wacana penggabungan itu,” kata Gembong kepada Okezone, Senin (26/8/2019).

Menurut Gembong adanya wacana bergabungnya dua wilayah tersebut untuk masuk ke provinsi DKI Jakarta sejak era Gubernur Sutiyoso.

“Kalau sejak dulu pembahasan UU 29 tahun 2007, pak Sutiyoso memang sudah merancang mewacanakan megapolitan. Bahkan wilayahnya sampai Cianjur, jadi Jabodebatabekjur,” imbuhnya.

Jakarta

Baca Juga: Bekasi Gabung Jakarta, Kemendagri Sebut Pemekaran Daerah Dihentikan Sementara

Namun demikian, lanjut Gembong, setidaknya ada tiga poin yang harus diperhatikan terkait penggabungan dua wilayah ke Provinsi DKI Jakarta.

Pertama, penggabungan atau pemisah suatu daerah menjadi wewenang pemerintah pusat. Sehingga semua pihak pasti menuggu kajian dari pemerintah pusat. Kedua, wacana penggabungan Depok dan Benasi ini kan tidak terlepas dari keinginan dan kehendak para masyarakat.

“Dan ketiga, tidak kalah penting kajian dari semua persoalan pengabungan bisa dilakukan secara komperehensif sehingga apa yang menjadi kehendak semua pihak bisa dicermati secara baik,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini mencuat wacana Bekasi dan Depok gabung ke dalam Provinsi DKI Jakarta. Pimpinan dua daerah tersebut mengusulkan agar wilayahnya masuk dalam bagian dari Ibu Kota.

(edi)

Berita Terkait

DPRD DKI Jakarta

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini