nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trotoar Dikuasai PKL, Anies: Pemanfaatannya Banyak

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2019 19:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 29 338 2098289 trotoar-dikuasai-pkl-anies-pemanfaatannya-banyak-YtVGWU4XvQ.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengaku belum bisa mengimplementasikan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pelarangan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar. Pihaknya masih melakukan kajian untuk menjalankan putusan tersebut.

Menurut dia, ada beberapa yang sedang dipertimbangkan agar jalur pejalan kaki di Ibu Kota itu terlihat nyaman dan tidak mengganggu keberadaan warga. Hal tersebut karena kegunaan trotoar itu multifungsi, tak hanya untuk orang yang berlalu-lalang.

"Ada yang namanya sidewalk atau trotoar bisa multifungsi. Jadi, justru kita ingin nanti multifungsi, tapi setiap tempat tentu berbeda. Ada yang ditambahkan dengan berbagai fungsi yang lain, ada yang tidak bisa," kata Anies di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) memutuskan memenangkan gugatan yang dilayangkan politikus PSI, William Aditya dan Zico Leonard terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan objek uji materi yakni Pasal 25 ayat 1 Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 bertentangan dengan aturan di atasnya berupa Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

PKL di Trotoar (Foto: Okezone.com/Fadel)

Dalam undang-undang itu, jalan hanya boleh digunakan untuk kegiatan keagamaan, kenegaraan, olahraga, dan budaya alias tidak memuat kepentingan pedagang.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mencontohkan, nantinya di sana ada beberapa kegiatan seni, budaya, komersial, dan sebagainya.

"Contoh aja di trotoar di dekat bundaran HI, di dekat FX itu ada kegiatan seni musik. Nah, maksud saya tuh pemanfaatannya bisa banyak," katanya.


Baca Juga : DPRD DKI Akan Panggil Anies Lantaran Tak Jalankan Putusan MA

Meski begitu, kata dia, tak bisa trotoar yang ada di ruas jalanan Jakarta diperlakukan untuk berbagai kegiatan. Sebab, panjang dan lebar trotoar di setiap ruas jalan itu ukurannnya berbeda-beda.

"Di situlah fungsinya Pemprov. Pemprov itu bukan hanya sebagai penegak hukum, kita adalah juga pembuat aturan dan membuat aturan berdasarkan prinsip-prinsip keadilan," ujar dia.


Baca Juga : Jualan di Trotoar Dilarang, tapi Pemprov Belum Beri Tahu Pedagang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini