Izinkan Jualan di Trotoar, Anies Samakan PKL di Jakarta dengan New York

Sarah Hutagaol, Okezone · Rabu 04 September 2019 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 04 338 2100564 izinkan-jualan-di-trotoar-anies-samakan-pkl-di-jakarta-dengan-new-york-uzGvTygtnR.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, bahwa ada aturan hukum yang memperbolehkan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di atas trotoar.

Aturan tersebut terdapat dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 3 Tahun 2014, tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

Oleh sebab itu, Anies memastikan bahwa dirinya akan mengakomodir PKL-PKL untuk berjualan di atas trotor di berbagai kawasan di Jakarta.

"Artinya kita itu jangan sampai berpandangan anti pada PKL berjualan, karena memang landasan hukumnya pun ada," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Anies Akan Bagi Trotoar untuk PKL dan Pejalan Kaki

Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa pemberian ruang kepada para PKL untuk menduduki area pejalan kaki tidak hanya terjadi di Jakarta, melainkan sudah banyak dikembangkan di kota-kota besar di luar negeri, seperti misalnya kota New York, Amerika Serikat.

"Anda lihat di kota-kota besar. Bahkan salah satu kota yang memiliki manual pengelolaan PKL terbaik itu New York untuk di trotoar," ungkapnya.

Baca juga: Revitalisasi Trotoar, Anies Harap Warga Jakarta Gunakan Transportasi Umum

Namun ketika disinggung mengenai putusan Mahkamah Agung (MA) yang melarang PKL berjualan di atas trotoar, Anies menyebutkan kalau putusan itu sudah kadaluwarsa lantaran dikeluarkan saat para pedagang kaki lima sudah direlokasi ke Jembatan Penyeberangan Multiguni (JPM) Tanah Abang.

"Kelihatannya ada pemahaman yang keliru seakan-akan keputusan itu berdampak (ke PKL di Trotoar) Keputusan itu enggak ada dampaknya bagi kita. Karena Jatibaru sudah tidak lagi digunakan untuk berjualan. Jadi bahasa normatifnya, saya menghormati keputusan MA," tutup Anies.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini