nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Lupa! Fungsi Trotoar untuk Pejalan Kaki, Bukan PKL

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 06:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 05 338 2100813 jangan-lupa-fungsi-trotoar-untuk-pejalan-kaki-bukan-pkl-QwOCvphOUJ.jpg Ilustrasi Trotoar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Yuke Yurike mengingatkan Gubernur DKI Anies Baswedan bahwa fungsi trotoar untuk pejalan kaki, bukan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Hal tersebut diungkapkannya lantaran Anies bilang pemberian ruang kepada para PKL untuk menduduki area pejalan kaki tidak hanya terjadi di Jakarta, melainkan sudah banyak dikembangkan di kota-kota besar di luar negeri, seperti misalnya kota New York, Amerika Serikat.

"Intinya, jangan lupa fungsi utama trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan PKL," ujar Yuke saat berbincang dengan Okezone, Rabu 4 September 2019.

Ilustrasi PKL jualan di trotoar (Foto: Okezone.com/Sarah)

Trotoar di Jakarta, kata Yuke, tidak semuanya memiliki luas yang sama hingga masih bisa ditempati PKL menjajakan dagangannya. Di antaranya bahkan harus "berbagi" dengan tiang listrik, pohon, hingga pengendara motor yang tak tahu aturan. "Jadi kan enggak mungkin lagi kalau sekalian diisi PKL," imbuhnya.

Terkait payung hukum tentang diperbolehkannya PKL jualan di trotoar seperti yang Anies katakan ada dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 3 Tahun 2014, tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan, pun menurut Yuke, tidak semata bisa diberlakukan di semua trotoar.

Baca Juga : Izinkan Jualan di Trotoar, Anies Samakan PKL di Jakarta dengan New York

Baca Juga : Anies Akan Bagi Trotoar untuk PKL dan Pejalan Kaki

"Kalau memang ada aturannya, ya alangkah lebih baiknya ditata dengan indah, jadi pejalan kaki tidak terganggu. Misal, bisa bentuk spot khusus di kawasan tertentu seperti Monas, Senayan, dan lain-lain Atau bisa juga kerja sama dengan pemilik gedung perkantoran supaya bisa minta sedikit lahannya untuk ruang PKL," ujar Yuke.

Selain itu, Yuke juga mengingatkan Jakarta tengah gencar mengajak warganya untuk menggunakan transportasi umum. Karena itu, kenyamanan dan keamanan di trotoar harus dinomorsatukan. "Kan di Jakarta lagi dikampanyekan untuk naik transportasi umum, nah trotoarnya itu harus nyaman dan aman dong," tegasnya.

Ilustrasi Trotoar (Foto: Okezone)

"Kenapa? Karena mereka harus jalan dulu sekian kilo dari tempat kerjanya ke moda transportasi umum itu. Nah, kalau tidak nyaman ya malas jalan, kalau malas jalas, ya makin sedikit yang naik transportasi umum," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini