nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aulia Kesuma Peragakan 26 Adegan Pembunuhan Suami dan Anak Tiri di Kalibata

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 19:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 05 338 2101192 aulia-kesuma-peragakan-26-adegan-pembunuhan-suami-dan-anak-tiri-di-kalibata-pUTz7reVeK.jpg Kombes Argo Yuwono (Harits/Okezone)

JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar reka ulang adegan pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana (23) di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). Adegannya diperagakan langsung oleh tersangka otak pembunuh, Aulia Kesuma.

Selain Aulia, polisi juga menghadirkan dua tersangka lain yakni Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid. Kedua pembunuh bayaran itu diduga ditugaskan Aulia untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, 26 adegan diperagakan dalam rekonstruksi pembunuhan berencana dilakukan Aulia Kesuma.Rekonstruksi pembunuhan suami-anak

"Di sana ada 26 adegan. Artinya tadi adegan pertama dimulai dari keterangan tersangka 1 (Aulia), lalu dibenarkan oleh tersangka yang lain (S dan A)," kata Argo di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Baca juga: Aulia Kesuma Ungkap Alasan Bunuh lalu Bakar Jasad Suami dan Anak Tiri

Argo mengungkapkan, para tersangka itu berkumpul di sebuah kamar dan membuat rencana jahat sebelum menghabisi suami dan anak tiri Aulia. "Itu kumpul di suatu kamar, nanti ada perencanaan (pembunuhan) seperti apa," ungkapnya.

Pantauan Okezone, rekonstruksi itu sendiri tidak hanya dilakukan di Apartemen Kalibata City. Polisi juga membawa Aulia ke seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dan ke sebuah warung yang tak jauh dari Stasiun Kalibata.

Di warung itu Aulia, membeli obat antinyamuk sebagai bagian dari skenario pembunuhan yang sudah direncanakan sebelumnya.

Selain petugas juga membawa Aulia kesebuah penginapan di kawasan Pasar Minggu. Di sana diduga otak pembunuhan tersebut menyerahkan kunci kendaraan terhadap sang eksekutor.

Rekonstruksi berlanjut ke kediaman Aulia di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pembunuhan berencana itu diduga dilakukan Aulia atas dasar sakit hati kepada Edi yang menolak menjual rumah untuk melunasi utangnya bersama Edi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini