nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Ringkus Kawanan Tukang Palak Sopir di Pasar Tanah Abang

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 10:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 06 338 2101363 polisi-ringkus-kawanan-tukang-palak-sopir-di-pasar-tanah-abang-RsTLUJJ8Ev.jpg Ilustrasi penangkapan preman. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Satuan Reserse Mobile (Resmob) Polsek Metro Tanah Abang meringkus dua preman jalanan berinisial S (20) dan N (39). Kedua preman itu diamankan di kawasan Pasar Tanah Abang karena dilaporkan kerap melakukan pemalakan.

"Kami melakukan penindakan atas laporan masyarakat. keduanya adalah S dan N," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, Jumat (6/9/2019).

Baca juga:  Viral "Pak Ogah" Keroyokan Mintai Uang Kepada Pengemudi

Ia mengungkapkan, kedua pereman bersama gerombolannya selalu melancarkan aksi di Pintu Keluar Blok F Pasar Tanah Abang.

Ilustrasi Pasar Tanah Abang. (Foto: Okezone)

Para pelaku memblokade setiap mobil yang keluar dari pintu pasar tersebut. Ketika mobil berhenti, para pelaku memberondong meminta uang kepada sopir.

Baca juga: Usai Liburan di Kota Tua, 4 Remaja Asal Banten Dipalak Preman 

"Jadi mereka nyegat mobil. Setelah mobil itu tidak bisa bergerak. Para pelaku langsung meminta uang secara bersama-sama," beber Lukman.

Dikarenakan dilakukan secara bersama-sama, membuat pengguna mobil ketakutan. Alhasil diduga dengan setengah ikhlas, para pengemudi memberikan uang kepada para pelaku.

"Uang yang diminta bervariasi, yakni Rp2 ribu sampai Rp5 ribu," ujar Lukman.

Baca juga: Aniaya Junior hingga Tewas, Santri di Mojokerto Ditetapkan Tersangka 

Dari penangkapan tersebut, petugas kepolisian mengamankan uang Rp45 ribu dari tangan S dan Rp50 ribu dari N.

Hingga kini keduanya terus menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih mencari tahu, apakah aksi para tukang palak itu terkoordinasi atau tidak?

Baca juga: Diduga Dipukul Oknum Polisi, Anggota DPRA Lapor ke Polda Aceh 

"Nanti kami rilis untuk perkembangan selanjutnya," tutur Lukman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini