nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kadishub DKI: Taksi Online Tak Kebal Sistem Ganjil-Genap

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 07 September 2019 17:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 07 338 2101875 kadishub-dki-taksi-online-tak-kebal-sistem-ganjil-genap-oiNFDfNqJY.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya tak memberi pengecualian kepada sopir taksi online dalam penerapan sistem ganjil-genap di jalanan Ibu Kota. Hal itu karena mengacu kepada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) PM 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

"Perlu dipahami bahwa pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak bisa memberikan pengecualian dalam konteks penandaan terhadap angkutan online karena Peraturan Menteri Perhubungan No 118/2018," kata Syafrin kepada wartawan, Sabtu (7/9/2019).

 Baca juga: Mobil Pembawa Difabel Bebas Ganjil-Genap, Ini Persyaratannya

Meski begitu, kata dia, pihaknya tetap memberikan ruang kepada kepolisian bila nanti ke depannya berencana membuat regulasi baru yang isinya tentang pemberian tanda kepada kendaraan taksi daring agar bisa melintas di rute ganjil-genap.

"Oleh sebab itu untuk penandaan kita berikan ruangnya kepada kepolisian dalam hal ini Korlantas. Jadi kita berikan kepada Pak kakorlantas, apakah bisa menggunakan dalam konteks penugasan kepada kepolisian untuk registrasi dan identifikasi tanda nomor kendaraan bermotor yang pertama," ujarnya.

 Baca juga: Perluasan Ganjil Genap, Dirlantas Sebut Banyak Kementerian Minta Dispensasi

Perluasan penerapan sistem ganjil genap tambahan di 16 ruas jalan di wilayah DKI Jakarta mulai diuji coba sejak Senin, 12 Agustus hingga 6 September 2019. Setelah diuji coba, kebijakan ini diterapkan mulai 9 September 2019.

Sistem ganjil-genap berlaku pada Senin-Jumat, mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Berikut 16 ruas jalan yang diterapkan perluasan sistem ganjil genap, yaitu:

1. Jalan Pintu Besar Selatan,

2. Jalan Gajah Mada,

3. Jalan Hayam Wuruk,

4. Jalan Majapahit,

5. Jalan Sisingamangaraja,

6. Jalan Panglima Polim,

7. Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang),

8. Jalan Suryopranoto,

9. Jalan Balikpapan,

10. Jalan Kyai Caringin,

11. Jalan Tomang Raya,

12. Jalan Pramuka,

13. Jalan Salemba Raya,

14. Jalan Kramat Raya,

15. Jalan Senen Raya, dan

16. Jalan Gunung Sahari.

Sistem ganjil genap juga tetap diberlakukan di ruas jalan yang sejak semula sudah diterapkan kebijakan ini, yakni:

1. Jalan Medan Merdeka Barat.

2. Jalan MH Thamrin,

3. Jalan Jenderal Sudirman,

4. Sebagian Jalan Jenderal S Parman, dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun,

5. Jalan Gatot Subroto,

6. Jalan Jenderal MT Haryono,

7. Jalan HR Rasuna Said,

8. Jalan DI Panjaitan,

9. Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini