nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Langgar Ganjil-Genap, Pengendara Ini Curhat Kena Tilang di Hari Ulang Tahun

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 09 September 2019 09:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 09 338 2102321 langgar-ganjil-genap-pengendara-ini-curhat-kena-tilang-di-hari-ulang-tahun-NjF1a7Spct.JPG Polisi menilang pengendara yang melanggar sistem ganjil-genap di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA - Perluasan sistem ganjil-genap mulai diberlakukan hari ini. Namun masih saja ada pengendara yang melanggar aturan tersebut.

Seperti di Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, tercatat belasan pengendara ditilang pihak Kepolisian lantaran plat nomor kendaraannya tak sesuai dengan tanggal hari ini.

Salah satu pengendara bernama Arif (42) terkena tilang saat memasuki wilayah yang terdampak penerapan aturan ganjil-genap. Dia mengaku sudah mengetahui jika jalur ini merupakan wilayah penerapan sistem ini, namun tidak tahu jika denda tilang sudah diberlakukan.

"Kemarin-kemarin saya memang sudah tahu dari sosialisasi. Tapi saya lupa kalau sekarang sudah diberlakukan tilang," ujar Arif kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Arif pun sedikit menyesalkan dirinya ditilang polisi lantaran kedapatan melanggar aturan sistem ganjil-genap. Padahal dia mengaku sedang berulang tahun hari ini. "Iya ini padahal hari ulang tahun saya, malah saya kena tilang," ungkap Arif sambil tertawa.

Meski sempat memohon untuk tidak ditilang ke polisi, Arif pun akhirnya menerima surat tilang yang diberikan petugas. Dia lalu segera melanjutkan perjalanan ke arah Blok M, Jakarta Selatan.

Perluasan Ganjil-Genap

Sebagaimana diberitakan, uji coba perluasan sistem ganjil-genap plat nomor kendaraan telah dilakukan pada 12 Agustus hingga 6 September 2019. Kemudian pada hari ini resmi diberlakukan tilang jika ada pengendara yang melanggar.

Kebijakan aturan ganjil-genap diterapkan pada Senin-Jumat pukul 06.00–10.00 dan 16.00–21.00 WIB. Kemudian tidak berlaku pada Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional. Aturan ini juga bebas untuk kendaraan khusus seperti ambulans, damkar, sepeda motor, kendaraan listrik, kendaraan pimpinan lembaga negara, maupun kendaraan pengangkut difabel.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini