nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabrakan Beruntun di Bintaro Tangsel, Sopir Truk Jadi Tersangka

Hambali, Jurnalis · Senin 09 September 2019 16:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 09 338 2102528 tabrakan-beruntun-di-bintaro-tangsel-sopir-truk-jadi-tersangka-B69rcQBqDH.jpg Kecelakaan beruntun di Binatro, Tangsel (foto: Okezone.com/Hambali)

TANGSEL - Polisi menetapkan status tersangka kepada Wahyu, sopir truk penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kecelakaan itu melibatkan sebanyak 5 unit kendaraan, yakni Hino Dump truk B 9383 KYV, Toyota sedan Mark X B 2262 STE, Daihatsu Ayla B 1514 FRL, Toyota Scienta B 1101 WOS, dan Toyota Innova B 1854 CKX.

Meski tak menyebabkan jatuh korban jiwa, namun kecelakaan itu membuat 4 mobil lainnya rusak-rusak. Jalan di sekitar lokasi pun sempat ditutup lantaran tempat kejadian berada di tengah-tengah jalur yang mengarah ke Graha Raya Bintaro.

 Baca juga: 5 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Bintaro Tangsel

Kecelakaan beruntun di Bintaro

Kasatlantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, menuturkan, berdasarkan hasil penyidikan maka status sopir truk ditetapkan menjadi tersangka. Hingga kini, kata dia, petugas masih terus melakukan pemeriksaan mendalam.

"Statusnya tersangka," jelasnya kepada Okezone di Mapolres Tangsel, Senin (9/9/2019).

Truk tanah itu sendiri kini terparkir sebagai barang bukti di area Mapolres Tangsel. Dari data yang ada diketahui, truk itu merupakan milik PT Talenta Putra Utama yang sedang mengangkut tanah dari proyek di kawasan Sentul, Bogor, menuju Bandara Soekarno Hatta.

"Pengakuan sopirnya truk itu dari daerah Sentul mau ke bandara," sambung Hedwin.

 Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Bintaro, Polisi Duga Sopir Truk Ngantuk

Kecelakaan Lalu Lintas

Sedangkan mengenai ketentuan jam operasional truk, dilanjutkan Hedwin, saat ini peraturan Wali Kota itu hanya terbatas pada ruas jalan tertentu saja yang tak boleh dilalui. Sementara untuk jalan Boulevard Bintaro, belum ada peraturan yang melarang truk melintas.

"Itu baru diatur pada ruas jalan tertentu saja, seperti di Jalan Serpong yang mengarah ke daerah Bogor sana," tukasnya.

Tabrakan beruntun terjadi pada Jumat 6 September 2019, sekira pukul 16.00 WIB. Lokasinya tepat berada di depan Ruko Bintaro Arcade 1. Jaraknya hanya belasan meter dari perempatan lampu merah Jalan Boulevard Bintaro.

Menurut polisi, kecelakaan disebabkan sopir truk tengah mengantuk saat berkemudi hingga menabrak sejumlah mobil. Ketika itu, posisi lampu lalu lintas berwarna merah sehingga laju kendaraan di depan truk berangsur melambat.

(wal)

Berita Terkait

Kecelakaan Lalu Lintas

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini