nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Banyak Kejanggalan, PDIP DKI Ragukan Tender Proyek Stadion BMW

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 22:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 10 338 2103205 diduga-banyak-kejanggalan-pdip-dki-ragukan-tender-proyek-stadion-bmw-UdvlpP01IV.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengulang tender proyek pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS), karena dinilai banyak kejanggalan.

Menurut Gembong, sejak pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018, fraksi PDI Perjuangan menentang Penyertaan Modal Daerah (PMD) ke PT Jakpro sebesar Rp4,7 Triliun. Bahkan, pihaknya juga meminta pembangunan JIS diserahkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yakni Dinas Olahraga dan Pemuda.

"Gubernur Anies harus menyelesaikan masalah tender pembangunan JIS oleh PT Jakpro," tegas Gembong kepada wartawan, Rabu (10/9/2019).

Baca juga: Denny Indrayana Klaim Dapat Mandat Anies untuk Urus Sengketa Tanah Stadion BMW

Ia pun menegaskan, pihaknya berkomitmen adanya percepatan pembangunan stadion BMW, namun demikian dikarenakan adanya kejanggalan-kejanggalan dalam prosedur maupun penetapan pemenang, Fraksi PDIP meminta agar PT Jakpro membatalkan dan melakukan tender ulang.

"Harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan memperhatikan prinsip-prinsip akuntabilitas dan profesionalisme. Jika ada masalah dalam tender tersebut Gubernur Anies harus bertanggung jawab," pungkasnya.

 Baca juga: Ini Alasan Pemprov DKI Tunjuk Denny Indrayana Urus Sengketa Stadion BMW

Perlu diketahui sebelumnya, lelang proyek pembangunan Jakarta International Stadium alias Stadion BMW dimenangkan oleh Kerjasama Operasional (KSO) Wika Gedung, Jaya Konstruksi dan PT PP. Mereka dipilih sebagai pemenang oleh panitia pelelangan tender dengan nilai tawaran Rp4,08 triliun. Padahal ada KSO lainnya yang digawangi PT Adhi Karya menawar harga lebih murah atau sebesar Rp3,78 triliun.

(wal)

Berita Terkait

Pemprov DKI Jakarta

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini