nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngaku Anggota Polisi, Dua Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 12:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 13 338 2104325 ngaku-anggota-polisi-dua-pelaku-curanmor-babak-belur-dihajar-warga-FeWgB8ZNPQ.jpg Ilustrasi Pelaku Curanmor Ditangkap (foto: Okezone)

JAKARTA - Dua pria berinisial FA dan MN melakukan pencurian sepeda motor di depan toko petshop, Pramuka Jati, Paseban, pada Kamis 12 September 2019, malam. Pelaku sempat menodongkan senjata api rakitan ke arah korban yang mengetahui aksinya.

"Pelaku melakukan pencurian sepeda motor dan menodong saksi dengan menggunakan senjata api kepada korban EM," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwadi kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Lihat Orang Jatuh dari Motor, Bukannya Ditolong Barang Korban Malah Diambil 

Purwadi membeberkan, saat itu korban EM sedang berada di petshop untuk membeli barang, sedangkan sepeda motor diparkirkan di depan toko tersebut. Namun, saat sedang memilih barang yang hendak di beli, terdengar suara sepeda motor menyala.

"Korban melihat kedua pelaku ini ingin membawa sepeda motornya," tutur Purwadi.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Purwadi menambahkan, EM kemudian berlari ke luar toko dan dibantu oleh saksi R mengejar pelaku yang menaiki motor korban.

"Tangan kanan pelaku tiba-tiba mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver mengacungkan ke atas sambil berteriak 'Saya Anggota, Saya Anggota,' sambil berlari ke arah jalan Pramuka dan masih dikejar oleh warga sekitar," ujar Purwadi.

Karena pelaku merasa terdesak, FS tiba-tiba berlari mengarah driver yang kebetulan sedang melintas di Jalan tersebut. FS sambil memberi perintah kepada driver tersebut untuk membawanya pergi sambil menunjukan senjata api rakitan.

Pelaku FS merasa terdesak, kemudian berlari mengarah ke pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Sambil menodongkan senjata api, dia meminta pengedara motor berinisial I tersebut tancap gas. Namun, sang pengendara motor menolak dan mencoba melawan FS.

"Saksi I berusaha melawan pelaku FS hingga akhirnya motor terjatuh ke aspal dan senjata api rakitan berhasil direbut oleh I," ungkapnya.

Setelah FS terjatuh dan senjata api dapat diamankan warga, kata Purwadi, FS dan MN langsung dikejar dan dihajar kemudian dibawa ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Hingga akhirnya kedua pelaku mengalami luka-luka dan dibawa oleh anggota Polsek Senen Jakarta Pusat ke Rumah sakit RSCM dan di rujuk ke RS Polri Soekamto Kramat Jati Jakarta Timur," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Tembak Maling Motor karena Melawan saat Ditangkap 

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan tiga set kunci leter T dan senpi rakitan berikut peluru. "Kami juga menyita 3 set kunci letter 'T' dan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut sebutir peluru kaliber 7.6," tutupnya.

Purwadi melanjutkan, kedua pelaku dijerat Pasal 365 dan Pasal 1 UU No 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini